Gaza, LiputanIslam.com – Israel telah membunuh sedikitnya 50 warga Palestina dan melukai lebih dari 120 orang di Gaza ketika pasukan Zionis memerintahkan evakuasi baru di bagian tengah dan selatan wilayah tersebut.
Badan Pertahanan Sipil Gaza pada hari Rabu (21/8) mengatakan sedikitnya empat orang gugur dan 18 lain menderita luka-luka dalam serangan terbaru Israel di Sekolah Salah al-Din, yang menampung pengungsi Palestina di Kota Gaza.
Juru bicara lembaga tersebut Mahmud Bassal mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa 10 orang yang terluka adalah anak-anak.
Seorang ayah mengatakan kepada AFP bahwa anaknya gugur dalam serangan itu saat sedang bermain di halaman sekolah. “Kami berlari untuk melihat dan melihat anak saya meninggal,” katanya tanpa menyebutkan namanya.
Dia menyoal, “Apa yang dilakukan anak ini hingga pantas menerima ini? Dia tidak punya rudal, tidak punya pesawat, tidak punya tank.”
Militer Israel dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa angkatan udara “melakukan serangan tepat terhadap teroris Hamas yang beroperasi di dalam pusat komando dan kendali” yang terletak di komplek sekolah.
“Operasi Hamas menggunakan kompleks itu sebagai tempat persembunyian dan pangkalan untuk merencanakan dan melaksanakan serangan terhadap pasukan dan Negara Israel,” klaim militer Israel sebuah pernyataan.
Israel telah menyerang lebih dari 500 sekolah dalam serangannya yang telah berlangsung selama 10 bulan di Gaza, sembari menuduh Hamas menggunakan gedung-gedung sekolah sebagai tempat persembunyian. Israel tak memberikan cukup bukti untuk mendukung tuduhannya itu, sementara Hamas membantahnya.
Di Bani Suheila, sebuah kota dekat Khan Younis di Gaza selatan, serangan udara Israel mengugurkan tujuh warga Palestina, dua di antaranya anak-anak dan lima wanita, di sebuah kamp tenda untuk para pengungsi, ungkap petugas medis.
Di Rafah, kru Pertahanan Sipil menemukan empat jenazah warga Palestina lainnya. Mereka adalah petani yang bekerja di dekat al-Mawasi yang terbunuh oleh tank Israel, yang menembaki mereka tanpa peringatan.
Militer Israel telah membunuh sedikitnya 40.223 warga Palestina di Gaza, menurut Kementerian Kesehatan wilayah tersebut. Kantor HAM PBB menyatakan bahwa sebagian besar korban gugur di Gaza adalah perempuan dan anak-anak. (mm/aljazeera)