Teheran, LiputanIslam.com – Sedikitnya 10 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil, gugur akibat serangan Israel di wilayah Qusayr di Suriah tengah, dekat perbatasan dengan Lebanon, pada hari Kamis (31/10), menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), sementara tentara Israel mengklaim serangan itu ditujukan terhadap depot senjata Hizbullah.
Menurut SOHR, tiga serangan Israel terjadi di kota Qusayr dan sekitarnya, salah satunya menyasar “depot senjata dan gudang bahan bakar untuk Hizbullah di dalam kota industri” di Qusayr, hingga menewaskan tujuh warga sipil dan tiga pejuang Suriah.
Kantor berita resmi Suriah, SANA, melaporkan bahwa agresi Israel menargetkan daerah Qusayr di pedesaan selatan Homs, menyebabkan “kerusakan material pada kota industri itu dan beberapa lingkungan pemukiman.”
Serangan itu menimbulkan suara keras yang bergema di seluruh wilayah dekat perbatasan, tempat markas dan gudang Hizbullah berada.
Belakangan, tentara Israel mengaku melancarkan serangan terhadap “depot senjata dan markas komando yang digunakan oleh Pasukan Radwan (unit elit) dan unit persenjataan Hizbullah” di wilayah Qusayr. (mm/raialyoum)