Beirut, LiputanIslam.com – Rezim Zionis Israel melakukan serangan udara ke dua desa di sekitar perbatasan Lebanon dengan wilayah pendudukan Palestina hingga menggugurkan seorang pejuang Hizbullah dan dua anak kecil.
Korban jiwa jatuh di desa Najjariyeh dan Addousiyeh, yang terletak sekitar 30 kilometer dari perbatasan, pada hari Jumat (17/5), menurut laporan kantor berita resmi Lebanon, NNA.
Hizbullah mengumumkan satu pejuangnya dari daerah Najjariyeh gugur, sementara NNA menyebutkan bahwa serangan itu juga telah merenggut nyawa dua anak berdarah Suriah.
Seorang fotografer AFP mengatakan serangan itu menghantam sebuah truk pickup dan kebun buah di Najjariyeh.
Hizbullah pada hari Kamis melakukan serangan drone dan serangkaian serangan roket terhadap posisi-posisi militer Israel di bagian utara wilayah pendudukan Palestina.
Sehari sebelumnya, Hizbullah melancarkan serangkaian serangan terhadap beberapa sasaran Israel setelah serangan Israel di kota Tyre menggugurkan seorang komandan lapangan senior kelompok Hizbullah, Hussain Ibrahim Mekky
Israel telah melancarkan serangan sporadis terhadap Lebanon sejak 7 Oktober 2023 bersamaan dengan perang genosidanya terhadap Jalur Gaza.
Serangan Israel dilaporkan telah merenggut nyawa sedikitnya 418 orang di Lebanon, sementara pembalasan Hizbullah telah menewaskan 24 orang Israel. Namun pihak Hizbullah, termasuk sekjennya, memastikan kematian di pihak Israel jauh lebih besar dari jumlah yang diumumkan.
Hizbullah pernah bertempur dalam dua perang Israel terhadap Lebanon pada tahun 2000 dan 2006, dan berhasil memaksa militer Israel mundur secara memalukan pada kedua perang tersebut. (mm/presstv)