Gaza, LiputanIslam.com – Enam warga Palestina gugur akibat serangan udara Israel terhadap tenda-tenda yang menampung warga terlantar di Khan Yunis, selatan Jalur Gaza, pada Selasa malam (8/4).
Dengan demikian, jumlah syuhada Palestina di Jalur Gaza sejak dini hari itu menjadi 24, menurut sumber medis dan saksi mata.
Pada malam hari, enam warga Palestina, termasuk tiga anak-anak, gugur dan 12 lainnya terluka terkena serangan udara Israel terhadap tenda-tenda pengungsi di daerah Al-Mawasi, sebelah barat Khan Yunis.
Pada siang hari, seorang warga Palestina gugur akibat serangan udara Israel di Khan Yunis, sementara tiga lainnya dilaporkan gugur karena luka yang diderita dalam serangan udara sebelumnya di kota itu.
Di Jalur Gaza utara, dua warga Palestina gugur dan beberapa lainnya terluka akibat serangan drone Israel terhadap warga sipil yang sedang mengumpulkan kayu bakar di lingkungan Tal al-Hawa, barat daya Kota Gaza.
Kemudian, seorang warga Palestina gugur dan beberapa lainnya terluka akibat penembakan artileri Israel terhadap rumah-rumah di dekat perguruan tinggi universitas di selatan Kota Gaza.
Pada dini hari, 11 warga Palestina gugur akibat serangan udara Israel di beberapa wilayah di Jalur Gaza.
Sejak melanjutkan perang genosida di Gaza pada 18 Maret 2025, Israel telah membunuh 1.449 warga Palestina dan melukai 3.647 lainnya hingga Selasa pagi. Sebagian besar korban anak-anak dan wanita, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Didukung AS, Israel sejak 7 Oktober 2023 mengobarkan perang genosida yang menyebabkan lebih dari 166.000 warga Palestina gugur dan terluka di Gaza. Sebagian besar korban adalah anak-anak dan wanita. Selain itu, lebih dari 11.000 orang hilang. (mm/raialyoum)