Gaza, LiputanIslam.com – Empat warga Palestina gugur dan beberapa lainnya terluka dalam pemboman Israel pada Rabu malam di Jalur Gaza tengah dan selatan, sementara kelompok perlawanan mengumumkan pelaksanaan operasi baru terhadap pasukan tentara pendudukan Israel di Rafah, di Jalur Gaza selatan pada hari Rabu (18/9).
Seorang warga Palestina menjadi martir dan seorang lainnya terluka dalam pemboman di kota Al-Nasr, timur laut kota Rafah, di selatan Jalur Gaza, dan beberapa lainnya terluka dalam pemboman Israel terhada[ sebuah rumah di kamp pengungsi Bureij di Jalur Gaza tengah.
Delapan orang, termasuk lima anak kecil, gugur dalam serangan baru Israel yang menargetkan sebuah sekolah yang menampung pengungsi di lingkungan Shujaiya, sebelah timur Kota Gaza.
Tujuh orang lainnya gugur, termasuk tiga anak-anak, dalam serangan Israel terhadap sebuah rumah yang menampung pengungsi di daerah Qaizan al-Najjar, selatan kota Khan Yunis.
Setelah serangan baru pada Rabu malam, jumlah k syuhada di wilayah sasaran di Jalur Gaza sejak fajar hari ini dilaporkan bertambah menjadi 38 orang.
Sementara itu, Al Jazeera memperlihatkan beberapa rekaman video yang diperoleh dari pertempuran antara Brigade Al-Qassam, sayap Hamas, dan tentara pendudukan di timur Rafah.
Rekaman itu memperlihatkan anggota Al-Qassam mengambil kendali sebuah kendaraan militer setelah menjadi sasaran.
Sebelumnya, Al-Qassam pada Rabu sore menyatakan pihaknya menyerang sebuah bangunan di sebelah barat Rafah, yang menampung sejumlah besar tentara pendudukan, sehingga menyebabkan menyebabkan kematin dan cedera di pihak tentara tersebut. (mm/aljazeera)