Gaza, LiputanIslam.com – Tiada hari di Jalur Gaza tanpa pembantaian terhadap banyak warga Palestina. Dalam perkembangan terbaru, jumlah korban gugur akibat serangan Israel di Jalur Gaza pada hari Jumat (23/4) tercatat 60 orang, sedangkan korban luka 185 orang, menurut Kementerian Kesehatan.
Kementerian tersebut menyatakan bahwa statistik tersebut tidak termasuk korban di wilayah utara Jalur Gaza karena rumah sakit di sana tidak dapat diakses akibat agresi Israel yang sedang berlangsung.
Kementerian itu juga menyatakan bahwa sejumlah korban masih berada di bawah reruntuhan dan di jalanan, sementara ambulan dan kru pertahanan sipil tidak dapat menjangkau mereka.
Dengan demikian, jumlah syuhada Palestina akibat agresi Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 bertambah menjadi 53.822 orang, sedangkan korban luka 122.382 orang.
Tercatat pula bahwa jumlah korban gugur mencapai 3.673 orang dan korban luka mencapai 10.341 orang sejak dimulainya eskalasi terbaru Israel pada 18 Maret 2025.
Organisasi Kesehatan Dunia memperingatkan akan segera runtuhnya sistem kesehatan di Jalur Gaza, dengan menyatakan bahwa “94% dari seluruh rumah sakit di Jalur Gaza telah hancur atau rusak.” (mm/almayadeen)