Gaza, LiputanIslam.com – Empat warga Palestina gugur dan beberapa lainnya terluka akibat pemboman dan penembakan yang dilakukan pasukan pendudukan Israel di berbagai wilayah di Jalur Gaza pada hari Ahad (2/3).
Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan bahwa empat korban gugur dan enam korban luka telah tiba di rumah sakit di Jalur Gaza sejak pagi akibat dari serangan Israel terhadap berbagai wilayah di Jalur Gaza.
Kementerian itu mencatat total korban gugur sejak gencatan senjata diumumkan mencapai 116 orang, dan korban luka mencapai lebih dari 490 orang.
Sumber media melaporkan bahwa pemuda Mahmoud Madhat Abu Harb gugur dibidik oleh penembak jitu Israel di pusat kota Rafah, selatan Jalur Gaza.
Disebutkan pula bahwa pria bernama Wafaa Fathi Fasifas tewas dan seorang warga terluka, akibat serangan pesawat nirawak Israel terhadap warga di kota Abasan al-Kabira, sebelah timur Khan Yunis, di Jalur Gaza selatan.
Dua pemuda, Muhammad al-Masry dan Hudhayfah Ibrahim al-Masri, gugur akibat serangan pesawat nirawak Israel terhadap sekelompok warga di sebelah timur kota Beit Hanoun.
Sumber itu juga mengabarkan bahwa kapal perang Israel melepaskan tembakan sengit di laut Kota Gaza, memberondongkan peluru ke arah pantai, dan menembaki lingkungan Shuja’iyya di Gaza timur.
Tank-tank pasukan pendudukan melepaskan tembakan hebat di sebelah timur kota Al-Qarara dan Abasan, sebelah timur Khan Yunis.
Di kota Rafah, korban luka dilaporkan jatuh akibat peluru pasukan pendudukan di sebelah timur kota Rafah.
Tank-tank pasukan pendudukan melepaskan tembakan di sebelah timur kota Juhar al-Dik dan kamp al-Bureij di Jalur Gaza tengah.
Sementara itu, seorang warga perempuan terluka akibat penembakan tank Israel di lingkungan Al-Janina, sebelah timur Rafah.
Pasukan pendudukan terus melanggar perjanjian gencatan senjata yang berlaku di Jalur Gaza sejak 19 Januari. (mm/raialyoum)