Tulkarem, LiputanIslam.com – Pasukan Zionis Israel membunuh tiga orang Palestina dalam dua konfrontasi terpisah dengan para pejuang bersenjata Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat, sementara lima tentara Israel terluka dalam insiden terpisah selama penggerebekan di kamp pengungsi Tulkarem, menurut pejabat militer dan medis.
Militer Israel pada hari Kamis (5/10) menyatakan dua pria terbunuh di dekat desa Shufa di daerah Tulkarem, dan terjadi baku tembak setelah tentara Zionis mengidentifikasi “kendaraan mencurigakan”, dan kemudian kedua pria tersebut melepaskan tembakan ke arah pemukim.
Militer Israel menyatakan, “Tentara terlibat dan setelah baku tembak, kedua teroris itu berhasil dinetralkan.”
Biasanya, ketika pasukan Israel menyerbu kota Palestina di Tepi Barat, warga Palestina cenderung membalas dengan menembak ke arah pemukiman ilegal Israel.
Namun, kali ini, warga Palestina yang terbunuh diyakini telah menembak seorang pemukim Israel dengan mengendarai sepeda motor, menurut para saksi.
Pasukan Israel mencegah bantuan medis mencapai lokasi kejadian, dan kemudian mengambil jenazah, sebagai penerapakan kebijakan penahanan jenazah orang Palestina yang diyakini telah melakukan serangan terhadap warga Israel dan tentara Israel.
Kantor berita Palestina WAFA mengidentifikasi kedua pemuda tersebut sebagai Abd al-Rahman Atta dan Hudhayfah Fares.
Dalam beberapa bulan terakhir, Israel telah meningkatkan serangan terhadap kota-kota Palestina di seluruh wilayah pendudukan hingga mengakibatkan puluhan warga Palestina kehilangan nyawa dan banyak lainnya ditangkap.
Lebih dari 200 warga Palestina terbunuh tahun ini di wilayah pendudukan Palestina dan Gaza, dan sebagian besar korban jiwa adalah warga Tepi Barat.
Tahun 2023 tercatat sebagai tahun paling mematikan bagi warga Palestina di Tepi Barat sejak PBB mulai mencatat jumlah korban jiwa pada tahun 2005.
Sebelumnya, menurut PBB, tahun 2022 merupakan tahun paling mematikan di mana 150 warga Palestina gugur, 33 di antaranya adalah anak di bawah umur. (mm/aljazeera/wafa)
Baca juga: