Gaza, LiputanIslam.com – Serangan brutal Rezim Zionis Israel di lingkungan Shujayea, sebelah timur Kota Gaza di Jalur Gaza utara, pada hari Rabu (9/4), menggugurkan sedikitnya 50 warga Palestina, menurut juru bicara Pertahanan Sipil di Gaza.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan pihaknya memperkirakan jumlah korban tewas akibat serangan hari Rabu di Gaza utara akan meningkat, karena tim pertahanan sipil dan penduduk dengan panik menggali untuk menemukan puluhan penduduk yang hilang dan diyakini terjebak di bawah reruntuhan.
Militer Israel mengklaim bahwa serangan itu ditujukan terhadap seorang pejuang senior Hamas, namun tidak menyebutkan namanya, dan bahwa mereka telah mengambil beberapa langkah untuk mengurangi bahaya bagi warga sipil.
Ayub Salim, 26 tahun, seorang penduduk Shujayea, mengatakan bahwa beberapa korban “tercabik-cabik” oleh serangan dengan “beberapa rudal” yang membuat pecahan peluru beterbangan.
“Debu dan kehancuran besar memenuhi seluruh tempat. Kami tidak dapat melihat apa pun, hanya [mendengar] jeritan dan kepanikan orang-orang,” katanya.
Pasukan pertahanan sipil dan penduduk setempat telah bersatu untuk menarik warga sipil yang terjebak dari bawah reruntuhan. Sebagian besar korban telah datang untuk tinggal di blok tersebut setelah dipindahkan secara paksa.
Mahmoud Basal, juru bicara pertahanan sipil, mengatakan bahwa sangat sulit untuk menjangkau “puluhan orang” yang terjebak di bawah reruntuhan karena tim penyelamat tidak memiliki peralatan yang memadai akibat blokade Israel terhadap wilayah Palestina. Dia menambahkan bahwa lebih dari 60 orang terluka.
Seorang dokter di Rumah Sakit Al-Ahli Arab di Kota Gaza telah memberitahunya bahwa petugas medis kekurangan obat untuk merawat korban yang “terbakar”. Rumah sakit tersebut sangat membutuhkan pasokan darah.
Paramedis, yang sudah berjuang dengan kekurangan bahan bakar dan pasokan medis, tidak dapat menjangkau orang-orang di Shujayea karena skala kerusakan, dengan puing-puing di jalan yang menghalangi mereka untuk menjangkau mereka yang membutuhkan. (mm/alalam/aljazeera)