PortSudan, LiputanIslam.com – Pasukan Pendukung Cepat (RSF) pada hari Kamis (18/12) melancarkan serangan drone skala besar di Sudan timur, dengan sasaran antara lain pembangkit listrik utama hingga memutus aliran listrik secara meluas di kota-kota besar, dan mengakibatkan kematian tiga orang.
Sebuah sumber militer anonim mengatakan kepada AFP , “Milisi itu meluncurkan 35 drone ke kota-kota Atbara, Ad-Damir, dan Berber di Negara Bagian Nil, dengan sasaran fasilitas sipil.”
Serangan udara terhadap transformator listrik di pembangkit listrik Al-Muqran di Atbara, Negara Bagian Sungai Nil, Sudan timur, menewaskan dua orang, menurut seorang pejabat di pembangkit listrik tersebut.
Pejabat itu juga menyebutkan bahwa serangan itu dilancarkan oleh RSF, yang telah memerangi tentara Sudan sejak April 2023. Dua korban jiwa, yang dikonfirmasi oleh pemerintah Negara Bagian Sungai Nil, adalah anggota Pertahanan Sipil yang tewas dalam serangan drone kedua saat mencoba memadamkan api yang disebabkan oleh serangan pertama.
Kelompok Pengacara Darurat, yang mendokumentasikan kekejaman dalam konflik tersebut, melaporkan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan udara di Atbara menyasar rumah-rumah penduduk, menewaskan seorang anak dan melukai empat warga sipil, selain membakar salah satu rumah yang rusak. (mm/raialyoum)