Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman pada hari Selasa (2/9) mengumumkan pelaksanaan lima operasi militer kualitatif yang menyasar gedung Staf Umum Israel, sebuah pembangkit listrik dan Bandara Ben Gurion di Jaffa, pelabuhan Ashdod, dan sebuah kapal di Laut Merah utara, menggunakan sejumlah pesawat nirawak dan rudal jelajah.
Berikut ini pernyataan lengkap Jubir Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree:
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Demi membela rakyat tertindas Palestina dan para pejuang mereka nan mulia, dan sebagai tanggapan atas kejahatan genosida dan pelaparan yang dilakukan musuh, Zionis terhadap saudara-saudara kami di Jalur Gaza, Pasukan Nirawak Angkatan Bersenjata Yaman telah melancarkan empat operasi militer dengan empat unit drone.
Operasi pertama menyasar bangunan staf militer Israel di daerah pendudukan Jaffa dengan menggunakan drone Samad 4, sedangkan tiga operasi lainnya menyasar stasiun pembangkit listrik Hadera, Bandara Lod (Ben Gurion) di Jaffa, Pelabuhan Ashdod di Palestina pendudukan. Semua itu mengena pada sasaran masing-masing, berkat pertolongan Allah.
Dalam rangka menegaskan kontinyuitas larangan pelayaran Israel di Laut Merah dan Laut Arab, Pasukan Drone dan Pasukan Rudal Angkatan Bersenjata Yaman melancarkan operasi militer gabungan terhadap kapal MSC ABY karena kapal ini telah melanggar larangan masuk ke pelabuhan Palestina pendudukan, dan berkomunikasi dengan Israel di bagian utara Laut Merah. Operasi itu menggunakan dua unit pesawat nirawak dan rudal jelajah, dan mengena kapal itu secara langsung, berkat pertolongan Allah.
Kepada pemimpin kami, Nabi Besar Muhammad saw, pada peringatan maulid beliau nan mulia, kami menegaskan bahwa kami orang Yaman, wahai Rasulullah, adalah orang yang beriman dan bijaksana. Kamilah orang yang menolong kemarin serta hari ini, dan juga akan menolongmu esok hari. Kami tetap bertahan pada janji kami kepadamu, menjaganya, berpegang teguh dan konsisten padanya. Kami terus berjalan pada garismu, menjalankan manhajmu, dan bersatu di jalurmu.
Kami tak mundur mana kala yang lain mundur. Kami tak berlepas tangan mana kala yang lain berlepas tangan. Kami tak ragu mana kala yang lain ragu, bersembunyi dan berbalik arah, lalu mereka menjadi orang yang merugi.
Kami memperingati maulidmu nan mulia dari lokasi jihad suci dan ribath nan agung demi mendukung dan menyokong saudara kami yang tertindas di Gaza. Sungguh agresi terhadap mereka berkepanjangan, blokade semakin ketat, musuh mereka membunuh dan melaparkan mereka. Mereka ditelantarkan oleh para pengkhianat, dan para antekpun berbuat makar terhadap mereka, karena para pengecut tak bisa memejamkan mata.
Kami akan terus menyokong mereka sampai agresi dan blokade terhadap mereka berhenti.
Cukuplah Allah sebaik-baik pelindung, dan Dialah sebaik-baik maula dan penolong.
Hidup Yaman serta mulia dan merdeka.
Kemenangan bagi Yaman dan bagi segenap kaum merdeka umat Islam.
Sanaa, 10 Rabiul Awwal 1447 H/2 September 2025
Demikian dirilis oleh Angkatan Bersenjata Yaman.
(mm/alalam)