Gaza, LiputanIslam.com – Sumber-sumber Israel menyatakan sembilan tentara Israel, termasuk perwira, tewas dalam 24 jam terakhir dalam dua serangan selama pertempuran di Gaza, dan dengan demikian jumlah kematian tentara Zionis dalam perang di Gaza menurut catatan resmi Israel bertambah menjadi 112 orang.
Sumber-sumber Israel menyatakan bahwa sembilan tentara pendudukan itu tewas dan beberapa lainnya terluka dalam dua serangan selama pertempuran di Jalur Gaza selama 24 jam terakhir.
Menurut sumber-sumber yang sama, salah satu dari dua serangan tersebut dilakukan dengan meledakkan amunisi di dalam truk Israel, yang mengakibatkan terbunuh dan cederanya sejumlah tentara.
Sebelumnya di hari yang sama, media Israel mengungkapkan bahwa data Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menunjukkan bahwa sebanyak 103 tentara terluka, dua di antara parah, selama pertempuran pada hari Ahad, dan bahwa sejak pecahnya perang pada 7 Oktober, 222 orang terluka telah dirawat di Rumah Sakit Rambam. Mereka terluka dalam pertempuran di selatan, Tepi Barat, dan utara.
Dua hari lalu, media Israel melaporkan bahwa Kementerian Keamanan Israel memperkirakan sekitar 12.500 tentara Israel akan cacat permanen akibat perang di Gaza.
Di pihak lain, sayap militer Hamas, Brigade al-Qassam pada hari Senin menyatakan para pejuangnya menembak dan membunuh seorang tentara Israel dengan senapan Qassam Ghoul , di sebelah timur kamp pengungsi Bureij di Jalur Gaza tengah.
Brigade Al-Qassam juga mengumumkan bahwa mereka telah menggagalkan upaya Israel untuk membebaskan seorang tahanan pendudukan di kamp Bureij.
“Pasukan khusus Israel menyusup ke tempat di mana pasukan pendudukan percaya bahwa ada tahanan Israel di dalamnya, dan kelompok ini dihadang dan misinya digagalkan, menyebabkan anggotanya tewas dan terluka serta tersitanya beberapa barang milik mereka,” Ungkap Al-Qassam.
Brigade Al-Qassam juga mengumumkan pihaknya telah membom Tel Aviv dengan rentetan roket. (mm/almayadeen)