Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Sekjen Hizbullah: Seluruh Timteng akan Berkobar Jika AS Menyerang Iran

Published 27/01/2026 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Beirut, LiputanIslam.com – Sekjen gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon memperingatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel bahwa serangan baru terhadap Iran akan memiliki konsekuensi serius bagi seluruh kawasan Asia Barat, karena Teheran akan merespons dengan keras dan tegas terhadap segala bentuk agresi.

“Perang baru terhadap Iran dapat membakar seluruh kawasan kali ini,” kata Syeikh Naim Qassem dalam pidato kepada ribuan simpatisan Hizbullah yang menghadiri pertemuan besar di ibu kota Lebanon, Beirut, pada Senin malam (26/1).

Para peserta menunjukkan solidaritas mereka dengan Iran dan mengutuk ancaman terhadap Pemimpin Revolusi Islam Ayatullah Sayyid Ali Khamenei.

Syeikh Qassem bersumpah bahwa Hizbullah akan selalu berdiri bersama rakyat Republik Islam dan Ayatullah Khamenei.

“Hizbullah meyakini Wilayatul Fakih sebagai suatu hal yang berkaitan dengan keyakinan dan prinsip dasar,” tegasnya.

Syeikh Qassem mengatakan bahwa ketika Presiden AS Donald Trump mengancam Ayatullah Khamenei, ia mengancam puluhan juta umat Muslim di seluruh dunia yang menganggapnya sebagai otoritas keagamaan mereka.

“Diam bukanlah pilihan ketika ancaman pembunuhan ditujukan kepada Ayatullah Khamenei. Kami memandang ancaman terhadap beliau juga ditujukan kepada kami. Kami memiliki wewenang penuh untuk mengambil tindakan apa pun yang kami anggap tepat,” tegas pemimpin Hizbullah tersebut.

Syeikh Qassem kemudian memuji Iran sebagai mercusuar kebebasan, dan menyatakan bahwa Republik Islam telah berhasil maju di berbagai bidang sains, sosial, moral, dan budaya.

Sekjen Hizbullah menyebutkan bahwa Iran mengalami agresi militer yang terang-terangan dan tanpa provokasi selama 12 hari pada Juni tahun lalu, tetapi berhasil tetap tangguh dan menggagalkan rencana AS-Israel melalui kerja sama dan di bawah kepemimpinan bijaksana Ayatullah Khamenei.

“Musuh baru-baru ini berupaya menggulingkan pemerintahan Islam di Iran dengan mengeksploitasi kondisi sosial-ekonomi, dan menyusupkan perusak dan sabotase ke dalam protes damai yang sah,” katanya.

Dia mengecam kemunafikan Barat terkait HAM di Iran, sembari menyinggung dukungan publik yang besar di dalam Iran kepada pemimpin besar Iran.

Sekjen  Hizbullah itu juga menegaskan hak Iran untuk memiliki program nuklir damai, kekuatan rudal, dan kemampuan militer lainnya untuk membela diri dalam menghadapi potensi ancaman. Dia mengatakan Republik Islam Iran juga berhak untuk mendukung kaum tertindas.

“Amerika Serikat dan Israel mencoba menghubungkan perkembangan yang terjadi di Lebanon, Gaza, Suriah, Iran, dan tempat lain di kawasan ini sebagai bagian dari proyek kolonial yang lebih luas,” kata Syeikh Qassem.

Pemimpin Hizbullah itu menyatakan bahwa musuh-musuh bertekad untuk menyerang setiap inisiatif perlawanan, di mana pun ia berkembang di kawasan ini.

Syeikh Qassem mengatakan para mediator internasional telah menghubungi Hizbullah selama dua bulan terakhir, dan bertanya apakah kelompok perlawanan itu akan tetap berada di luar serangan AS-Israel terhadap Iran.

“Para mediator memberi tahu kami dengan jelas bahwa Israel dan AS sedang mempertimbangkan apakah akan lebih baik untuk menyerang Hizbullah terlebih dahulu dan kemudian Iran, atau menyerang Iran terlebih dahulu dan kemudian Hizbullah, atau menyerang keduanya secara bersamaan,” katanya.

Dia menambahkan, “Pesan-pesan demikian berarti bahwa Hizbullah termasuk dan menjadi sasaran dalam setiap potensi tindakan agresi [terhadap Iran]. Kami bertekad untuk membela diri.”

Pemimpin Hizbullah itu menekankan bahwa kelompok tersebut tidak akan bersikap netral dan metode intervensinya akan dipilih berdasarkan keadaan di medan perang.

Syekh Qassem juga berjanji bahwa kelompoknya tidak akan pernah menyerah.

“Dengan konsesi dan penyerahan diri, kita akan kehilangan segalanya. Sama sekali tidak ada batasan. Tetapi dengan pertahanan, harapan tetap ada. Kita selalu memiliki berbagai pilihan… Jangan mengancam kami dengan kematian. Kematian bukan di tangan Anda. Kematian hanya ada di tangan Allah Yang Maha Kuasa,” pungkasnya. (mm/alalam/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love1
Cry0
Sad1
Happy0
Angry0
Dead1
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account