Beirut, LiputanIslam.com – Sekjen Hizbullah Syeikh Naim Qassem menyampaikan pesan tertulis kepada para pejuang perlawanan Islam. Berikut ini adalah terjemahan lengkapnya;
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Para tercinta nan tangguh, dan cahaya petunjuk dalam perlawanan Islam,
Assalamualaikum wr. wb.
Saya telah menerima pesan-pesan Anda sekalian, wahai orang-orang yang teguh di muka bumi dan menjulang tinggi di langit.
Saya membaca di dalamnya kecintaan kepada risalah, Rasul, wilayat, wali dan jalan Al-Husain as serta kesetiaan kepada pemuka syuhada umat, sang pemimpin kita yang mulia, Sayyid Hassan Nasrallah ra, dan panji mujahidin dan syuhada yang berkibar tinggi.
Saya melihat keyakinan kalian pada pembebasan Al-Quds dan tanah-tanah kita yang diduduki.
Tingginya kemuliaan kalian membuat orang-orang kita dan para tercinta kita terangkat.
Teguhnya perlawanan kalian membentengi kesolidan kita dan mewujudkan kemenangan kita atas musuh.
Pekik kalian dengan kobaran api adalah demi kedaulatan dan kemerdekaan kita.
Persembahan darah kalian mencetak masa depan generasi-generasi dan tanah air kita.
Semua itu adalah segala kebaikan yang ada di tangan kalian. Allah Swt berfirman:
“Akan tetapi, Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berjihad dengan harta dan jiwanya. Mereka memperoleh berbagai kebaikan. Mereka (pula)-lah orang-orang yang beruntung.” (QS. Al-Taubah [9]: 88)
Para tercintaku, kalian menghadang musuh di medan-medan laga kalian, dan menghalau mereka di mana kalian menapakkan kaki.
Kalianlah keperkasaan di hadapan kekuatan-kekuatan besar dan thaghut.
Kalianlah orang-orang yang mendongakkan kepala, meremukkan kehinaan, dan pantang menyerah.
Kalianlah perlawanan yang mengguncang pilar-pilar Zionis.
Kalianlah gelora kebajikan yang merontokkan kebejatan.
Kalianlah masa depan kami yang menjanjikan, wahai karang nan tangguh di muka bumi.
Kalianlah air kehidupan kami, dan jalan kami menuju kebahagiaan.
Aku cium tangan kalian, dan tanah tempat kakimu berpijak.
Aku cium kening kalian, sementara tembakan peluru merenggut nyawa musuh-musuh kalian.
Wahai para ksatria nan gagah perkasa, betapa larutnya kalian dengan cinta kepada Allah sehingga Dia menyinari kalian dengan cahayaNya.
Betapa khusuk kalian menunaikan shalat kalian sehingga kekuatan kalian berlipat-lipat, rudal-rudal kalian melesat, dan pesawat-pesawat kalian mengguncang musuh.
Betapa sengit kalian menerjang sesak kematian dan terus menghadapinya.
Betapa kalian telah meninggalkan segala sesuatu hingga kemudian meraih keuntungan yang lebih baik dari segala sesuatu.
Betapa gigih kalian berjuang dan menanamkan harapan dalam diri kami.
Betapa indah cinta kalian kepada kehidupan yang mulia.
Betapa agungnya penolakan kalian kecuali kepada satu di antara dua kebajikan (kemenangan dan kesyahidan).
Aku bangga bersama kalian di jalan Sang Amin Al-Mu’tamin (Syahid Hassan Nasrallah).
Selamat atas orang yang meneguk anugerah dari para syuhada, semangat jihad, keberfanaan dan keikhlasan kalian.
Segenap perhatian tertuju kepada perlawanan kalian, wahai para prajurit Allah di medan laga, wahai para ksatria Hizbullah.
Wahai formula kehidupan yang mulia, aku bersyukur kepada Allah karena telah memilihku sebagai bagian dari kalian.
Wassalamualaikum wr.wb.
Saudaramu, Naim Qassem
Rabu, 10 Jumadil Awwal 1446 H/13 November 1446 M
(mm/alalam)