Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Sekjen Hizbullah: Agresi Israel Harus Dihadapi dengan Segala Cara

Published 06/12/2025 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Beirut, LiputanIslam.com –   Sekjen Hizbullah, Syeikh Naim Qassem, menegaskan tidak mematuhi perjanjian gencatan senjata meskipun Lebanon dan Hizbullah mematuhinya, dan Lebanon terancam agresi dan ekspansi Israel yang sangat berbahaya sehingga  harus dihadapi “dengan segala cara.”

Dalam peringatan syuhada dari kalangan ulama Lebanon, Jumat (5/12), dia mengingatkan bahwa agresi Israel tidak semata bertujuan melucuti perlawanan, melainkan bahkan bermaksud menduduki Lebanon dan mulai menerapkan apa yang disebut visi Israel Raya.

Visi Israel Raya yang mencakup wilayah Palestina serta sebagian wilayah Mesir, Yordania, Suriah, dan Lebanon, pada bulan Agustus lalu disebut oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai “misi historis dan spiritual”, dan dia mengaku memiliki ikatan yang mendalam dengan visi ini.

Menanggapi keputusan pemerintah Beirut untuk menempuh solusi diplomatik guna mengakhiri agresi Israel, Qassem menyatakan pihaknya mendukung upaya otoritas Lebanon dalam hal ini. Namun, dia juga mengingatkan bahwa AS dan Israel tidak boleh mencampuri urusan dalam negeri Lebanon, termasuk strategi pertahanannya.

Pimpinan Hizbullah tersebut menyatakan bahwa senjata perlawanan dan kemampuan pertahanan negara untuk menghadapi agresi apa pun merupakan isu yang tidak dapat dinegosiasikan.

“Kami akan membela diri, rakyat, dan negara kami, kami siap berkorban semaksimal mungkin dan pantang menyerah,” tegasnya.

Syeikh Qassem memandang pelucutan senjata Hizbullah dan segala konsesi yang diberikan oleh pemerintah Lebanon tidak akan memuaskan ambisi ekspansionis Israel, dan rezim Zionis ini harus mematuhi ketentuan perjanjian gencatan senjata.

Pada Agustus lalu, Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam menugaskan tentara negara ini untuk paling lambat hingga akhir tahun ini mengembangkan rencana pembatasan kepemilikan senjata hanya bagi negara, sebuah keputusan yang bertujuan untuk melucuti gerakan perlawanan Hizbullah yang selama beberapa dekade telah membela negara ini dari agresi eksternal, terutama Israel.

Para pejabat pemerintah Lebanon juga membahas lebih lanjut proposal AS yang bertujuan untuk melucuti senjata Hizbullah dan mendukung tujuannya.

“Mereka ingin melucuti  senjata (Hizbullah), menguras sumber daya keuangan, mencegah layanan, menutup sekolah dan rumah sakit, mencegah rekonstruksi, menghentikan sumbangan, dan menghancurkan rumah-rumah.  Dengan kata lain, mereka ingin menghapus keberadaan kita,” tegas Syeikh Qassem, sembari menekankan pentingnya persatuan di antara rakyat Lebanon untuk menggagalkan rencana musuh.

Sekjen Hizbullah mendesak pemerintah Lebanon untuk memenuhi tanggung jawabnya, terutama dalam melindungi kedaulatan negara, membangun negara, dan memperkuat perekonomiannya. Dia juga menegaskan bahwa negara-negara arogan berusaha menghabisi Hizbullah karena proyek nasional kubu pejuang perlawanan ini menyerukan pembebasan, kemerdekaan, dan martabat.

Israel dan Hizbullah menyepakati gencatan senjata yang berlaku efektif pada 27 November 2024. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Tel Aviv diharuskan untuk mundur sepenuhnya dari wilayah Lebanon. Meski demikian, Israel masih menempatkan pasukan di lima lokasi, sehingga jelas-jelas melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 dan ketentuan perjanjian November 2024.

Sejak gencatan senjata diberlakukan, Israel telah melanggar perjanjian tersebut ribuan kali melalui serangan berulang kali di wilayah Lebanon. Otoritas Lebanon telah memperingatkan bahwa pelanggaran gencatan senjata oleh rezim tersebut mengancam stabilitas nasional. (mm/alalam/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account