Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Sayid Nasrallah: Israel Belum Mendapat Capaian Apapun,  Serangan Hizbullah Meningkat

Published 12/11/2023 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Beirut, LiputanIslam.com –  Pemimpin Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrallah, mengatakan bahwa Israel belum mendapat capaian apapun dalam aksi menggelar aksi brutal di Jalur Gaza, sementara operasi militer kubu resistensi di Lebanon terus meningkat dari segi kuantitas serangan maupun kualitas senjata.

Sayid Nasrallah dalam pidatonya apda hari Sabtu (11/11) menyebutkan bahwa Palestina menuntut kekompakan negara-negara Arab dan Islam dalam Konferensi Tinggi Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang mempertemukan 57 negara di Riyadh, termasuk agar  pertemuan ini dapat membuka pintu perbatasan Rafah untuk mengangkut bantuan dan korban luka.

Dia  juga mengatakan, “Inovasi kubu resistensi sangat menentukan, dan taruhan hari ini ada di lapangan.”

Dia menilai  Israel belum mendapatkan capaian apa pun, sementara kubu resistensi terus berjuang dengan penuh rasa bangga.

“Agresi yang terjadi di Gaza adalah perkembangan yang berbahaya, besar, dan luar biasa, dan kejahatan ini mencerminkan balas dendam brutal Israel… Kejahatan pendudukan mencerminkan sifat brutalnya, dan tujuan mereka yang paling menonjol  adalah menundukkan masyarakat di kawasan dan menjatuhkan keinginan untuk menuntut hak,” ujarnya.

Dia menambahkan, “Meningkatnya perlawanan di Tepi Barat mungkin memaksa rezim pendudukan (Israel) untuk menarik beberapa kelompok pasukannyanya dari perbatasan dengan Gaza dan Lebanon… Rezim pendudukan masih belum mampu menampilkan gambaran kemenangan  pada dirinya, ataupun gambaran kekalahan kubu resistensi.”

Mengenai partisipasi Yaman dan Irak dalam perang, Sayid Nasrallah menyebutkan,“Pasukan Yaman yang menyerang sasaran Israel dengan rudal dan drone memiliki hasil penting dan jauh dari upaya pencegatan terhadapnya…. Operasi perlawanan Irak terhadap sasaran AS adalah untuk mendukung Palestina dan mendukung gagasan pembebasan Irak dan Suriah.”

Dia juga mengatakan, “Rezim Pendudukan berbicara kepada Lebanon melalui kejahatannya di Gaza dan pembunuhan yang disengaja dan brutal…. Rezim pendudukan membuat kesalahan lagi, dan semua tujuannya akan gagal, dan aksi-aksi pembantaiannya (yang tercatat) dalam sejarah, termasuk Deir Yassin, menjadi saksi akan hal itu.”

Sayid Nasrallah menjelaskan, “Musuh(Israel)  menimbulkan banyak kerugian  pada dirinya sendiri…. memberikan pukulan fatal terhadap proyek normalisasi yang ia upayakan, dan pendirian masyarakat kita yang menolak normalisasi ini akan menjadi lebih keras.”

Dia mengatakan, “Pergeseran opini publik global, khususnya opini Barat, seperti yang terjadi di AS dan Eropa, adalah hal yang penting…. Rezim pendudukan kini berada di bawah tekanan waktu dan tidak lagi didukung kecuali oleh rezim Amerika dan kemudian rezim Inggris.”

Mengenai Iran, Sekjen Hizbullah menyatakan bahwa jika para pejuang resistensi di Lebanon, Palestina dan lain-lain memiliki kekuatan maka itu adalah berkat kepedulian dan kiprah para pemimpin Iran.

Dia menilai Irak tak henti-henti mendukung kelompok-kelompok pejuang resistensi agar bangsa-bangsa di kawasan Timur Tengah dapat bertahan solid, meski Teheran mendapat intimidari para kubu arogan dunia.

Dia juga memastikan terjadinya peningkatan pada skala operasi militer para pejuang resistensi di Lebanon, baik dari segi kuantitas maupun kualitas senjata, termasuk penggunaan drone serangan dan rudal, dan dalam hal ini Hizbullah mulai menggunakan rudal Burkan yang memiliki bobot setengah ton, dan setiap hari menerbangkan drone-drone pengintai ke kedalaman wilayah Palestina pendudukan hingga ke Haifa di mana sebagian drone kembali ke Lebanon dengan selamat dan sebagian lain tidak kembali.

“Kami berada dalam pertempuran penuh keteguhan, kesabaran dan akumulasi prestasi, dan kubu resistensi dan bangsa-bangsa memerlukan waktu untuk menimpakan kekalahan pada musuh,” ungkapnya.

“Musuh menjadi bingung, dan kebingungan ini tercermin dalam pernyataan-pernyataan kontradiktif Netanyahu,” sambungnya.

Sayid Nasrallah memastikan bahwa “waktu tidaklah menguntungkan musuh” dan terjadi “kegagalan di lapangan dalam upaya (Israel) menundukkan Gaza,   terjadi transformasi opini publik dunia, dan terdapat ketakutan pada Israel terhadap perluasan front pertempuran”. (mm/raiayoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account