Satu Pemukim Zionis Israel Tewas Ditembak Pejuang Palestina, Hamas Sampaikan Pujian

0
231

Quds, LiputanIslam.com –  Juru bicara militer menyatakan bahwa satu orang Israel tewas dan dua lainnya cedera terkena tembakan senjata api dalam sebuah peristiwa serangan di dekat sebuah permukiman Zionis di wilayah pendudukan Tepi Barat, Kamis (16/12).

Militer Israel menyatakan pihaknya sedang mencari tersangka pelaku penembakan terhadap sebuah mobil di kawasan utara kota Nablus tersebut.

“Mobil itu ditabrak penyergapan dari sisi jalan,” kata Brigjen Avi Bluth, komandan Divisi Yudea dan Samaria (Tepi Barat) Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Menurut Bluth, setidaknya 10 peluru telah ditembakkan ke mobil tersebut.

Pihak layanan ambulan Bintang Daud Merah  menyatakan bahwa satu pemuda Israel berusia 20 tahun meninggal dunia ketika dilarikan ke rumah sakit, sementara dua orang lainnya menderita luka ringan.

Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyambut gembira operasi serangan itu dan menyebutnya ditujukan terhadap pasukan dan pemukim ilegal Zionis dan merupakan  “kelanjutan dari revolusi bangsa Palestina di semua bidang aksi perjuangan”.

“Operasi ini membuktikan lagi bahwa bangsa Palestina nan gagah berani di Tepi Barat akan terus melanjutkan perjuangan yang sah sampai rezim pendudukan terusir dari semua tanah Palestina dan menyapu bersih para pemukimnya,” ungkap juru bicara Hamas Hazim Qasim.

“Spirit resistensi dan pengobanan besar yang membentang di sepanjang kota-kota Tepi Barat adalah jaminan pasti bagi terwujudnya kemenangan bangsa kita, dan tercapainya tujuan dengan kemerdekaan dan kepulangan (para pengungsi),” lanjutnya.

Tepi Barat yang merupakan salah wilayah Palestina yang diduduki kaum Zionis Israel dalam perang 1967 dilanda eskalasi kekerasan sejak runtuhnya prakarsa damai yang diusung Amerika Serikat pada tahun 2014.

Orang-orang Palestina berjuang untuk setidaknya menjadikan Tepi Barat dan Jalur Gaza sebagai negara merdeka Palestina di masa mendatang dengan Quds (Yerussalem) sebagai ibu kotanya. (mm/raialyoum/alalam/timeofisrael)

DISKUSI: