Rusia: Tak Ada “JCPOA Plus” dalam Perundingan Nuklir Iran

0
364

Wina, LiputanIslam.com –   Wakil Tetap Rusia untuk Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) yang bermarkas di Wina, Swiss, Mikhail Ulyanov mengaku optimis akan tercapai kesepakatan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) sebelum 21 Mei.

Di akhir pertemuan Komisi Bersama JCPOA antara Iran dan Kelompok 4 + 1  (Inggris, Prancis, Rusia, dan China plus Jerman) yang diadakan di Grand Hotel, Wina, Selasa (27/4), Ulyanov menyatakan optimismenya itu, namun sembari menyebutkan bahwa itu hanyalah pandangan pribadinya.

Dia lantas mengatakan bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam JCPOA bersepakat bahwa tidak akan ada “JCPOA Plus”, yang merupakan salah satu kendala utama bagi pencapaian kesepakatan untuk menghidupkan kembali JCPOA.

Iran sendiri telah bersumpah menolak negosiasi yang berlarut-larut dan akan meninggalkan perundingan jika pihak lain dinilainya mengulur waktu, kurang serius, dan bermaksud menambahkan masalah lain pada pembicaraan untuk pemulihan JCPOA.

Menurut Wakil Tetap Rusia untuk IAEA, ide JCPOA Plus pertama kali dilontarkan oleh Amerika Serikat dengan tujuan membatasi program misil Iran. Ulyanov lantas menyebut ide itu tidak realistis dan sia-sia. (mm/mna)

 

 

DISKUSI: