Rouhani: Iran Terlampau Besar untuk Diintimidasi

0
68

Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan negaranya “terlampau besar untuk dapat diintimidasi oleh siapa pun”.

“Dengan bantuan Tuhan, kita akan melewati tahap ini dengan sukses dan terhormat, dan kita akan mengalahkan musuh,” ujar Rouhani pada sebuah acara buka bersama dengan para ulama Ahlussunnah Iran, Senin malam (13/5/2019).

Presiden Iran menegaskan demikian setelah empat kapal, termasuk dua kapal tanker minyak Saudi, menjadi sasaran operasi “sabotase” di kawasan lepas pantai Uni Emirat Arab (UEA) Minggu (12/5/2019), sehingga ketegangan di kawasan Teluk Persia meningkat.

Iran menyerukan penyelidikan atas insiden yang disebutnya “mengganggu” itu.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) meningkat dalam beberapa minggu terakhir, menyusul pengumuman Iran untuk menangguhkan beberapa komitmennya kepada perjanjian nuklir 2015.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan penarikan AS dari perjanjian itu pada tahun lalu dan kemudian memberlakukan kembali sanksi dan embargo sepihaknya terhadap Iran.

Bulan lalu AS juga memasukkan pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam daftar hitam “organisasi teroris asing”.

Dalam perkembangan terkini. AS mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln dan armada pengiringnya serta kapal perang lain, sistem anti rudal Patriot dan beberapa pesawat pembom B-52 ke kawasan Teluk Persia sehingga menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan terjadi konfrontasi militer antara AS dan Iran. (mm/raialyoum)

DISKUSI: