Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Rouhani: Iran Berunding Bukan Karena Sanksi, Sekarang Bukan Zamannya Main Tekan

Published 04/04/2015 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Hassan-RouhaniTeheran, LiputanIslam.com – Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani, menyebut kesepakatan kerangka kerja nuklir Iran dengan enam negara besar dunia yang disebut P5+1, yaitu lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman, sebagai peristiwa yang terpahat dalam ingatan sejarah bangsa Iran dan membuat bangsa ini layak mendapatkan apresiasi dan penghargaan atas resistensinya yang luar biasa di depan badai tekanan yang selama ini menerjang mereka. Dia juga menegaskan bahwa Iran berunding bukan karena adanya tekanan dan sanksi, dan sekarang sudah bukan zaman untuk main tekan terhadap negara lain.

“Hari ini adalah hari yang akan lestari dalam ingatan sejarah bangsa Iran, hari yang menurut saya adalah penghargaan dan apresiasi bagi bangsa Iran yang besar. Dengan solid dan resistensinya rakyat Iran telah menjejakkan satu lagi langkah di jalur peraihan cita-cita tinggi nasionalnya,” ungkap Rouhani dalam pesan televisinya kepada rakyat Iran di Teheran, Jumat, sebagaimana dilansir kantor berita resmi Iran, IRNA.

Dia mengatakan, “Apa yang kemarin dikatakan orang bahwa pengayaan uranium di Iran adalah ancaman bagi kawasan dunia hari ini semua orang menerima bahwa pengayaan uranium di Iran bukanlah ancaman bagi siapapun… Saya di sini berterus terang bahwa pengayaan uranium dan semua teknologi nuklir kita semata-mata demi pembangunan Iran. Pengayaan uranium dan teknologi ini tidak akan pernah mengancam negara manapun, di kawasan regional maupun global.”

Dia melanjutkan, “Sekarang dunia mengakui dengan baik bahwa Iran mengejar tujuan-tujuan damai. Dalam rangka ini, (instalasi nuklir) Arak akan aktif dengan teknologi yang lebih modern. Sedangkan (Instalasi nuklir) Fordow yang oleh sementara orang dibayangkan akan ditutup ternyata akan dibuka untuk selamanya. Di Fordow akan dipasang sebanyak lebih dari 1,000 mesin sentrifugal, dan aktivitas serta teknologi-teknologi nuklir dan fisika lain akan dilakukan di sana.”

Rouhani mengingatkan, “Sesuai perjanjian ini, semua sanksi keuangan, ekonomi dan perbankan akan dicabut tepat pada hari pelaksanaan perjanjian… Pada hari itu, semua resolusi anti Iran, yakni enam resolusi, akan dicabut.”

Lebih jauh dia mengatakan, “Pendirian kita ialah bahwa di dunia masa kini ancaman terhadap pihak-pihak lain sudah tidak berharga. Tekanan terhadap pihak-pihak lain tidak bernilai, dan semua harus berusaha mendapatkan ‘win-win solution’; kesepakatan yang menguntungkan semua pihak, saling hormat, (menjaga) kepentingan bersama, dan mencapai tujuan kolektif.”

Dia menambahkan, “Sebagian orang beranggapan bahwa kami harus harus berperang melawan dunia, atau jika tidak maka kita harus menyerah kepada kekuatan-kekuatan besar. Kami berkeyakinan bahwa opsinya bukan demikian, melainkan masih ada jalan ketiga. Kita dapat bekerjasama dengan dunia. Hanya saja, mereka mengatakan bahwa perundingan terbayangi oleh tekanan, namun mereka sendiri mengetahui bahwa pernyataan demikian ini tidak berdasar.”

Presiden Iran menepis anggapan bahwa sanksi-sanksi selama ini diterapkan untuk menyeret Iran ke meja perundingan, sebagaimana disebutkan oleh PM Inggris.

“Mereka menjatuhkan sanksi supaya kita menyerah, namun ketika mereka melihat ternyata tidak mungkin kita menyerah dan merekapun merasa berhadapan dengan sebuah bangsa yang bersatu, kompak dan pemberani, mereka lantas mengklaim bahwa sanksi adalah demi perundingan. Padahal sebelum ada sanksipun kita sudah berunding dengan dunia, dan di tengah sanksipun kita juga bernegosiasi dengan dunia.”

Di bagian akhir pesannya dia mengatakan, “Pendirian pemerintah ialah bahwa jika pihak-pihak lain menghormati kita dan tidak mengintimidasi kita maka balasan penghormatan mereka itu adalah penghormatan pula, kita menghormati mereka, dan sekarang mereka menyadari kenyataan bahwa di depan penghormatan adalah penghormatan, bukan ancaman, bukan sanksi dan bukan pula tekanan. Keberhasilan besar pendirian ini menunjukkan kebenaran pendirian ini.” (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account