Ribuan Warga Muslim Ikuti Shalat Jumat Pertama kali setelah 86 Tahun di Hagia Sofia

0
141

Istanbul, LiputanIslam.com –  Ribuan warga Muslim Turki berbondong-bondong mengikuti shalat Jumat (24/7/2020) di bangunan bersejarah Hagia Sofia (Aya Sofia) untuk pertama kalinya sejak 86 tahun silam.

Mereka mengalir dari berbagai daerah Turki dan mendatangi alun-alun Yenikapi di dekat Hagia Sofia, sebelum diarahkan ke Hagia Sophia untuk berpartisipasi dalam momen bersejarah itu yang juga dihadiri oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan beberapa menterinya tersebut.

Hagia Sophia adalah bangunan bersejarah yang pernah diperebutkan oleh umat Kristen dan umat Islam sehingga berubah-ubah status antara katedral dan masjid hingga kemudian dijadikan sebagai monumen pada tahun 1934 di era Mustafa Kemal Ataturk, pendiri Turki modern. Namun, belakangan ini, tepatnya pada 10 Juli 2020, otoritas Turki resmi mengubah status Hagia Sophia menjadi masjid.

Mustafa Godu, seorang kakek berusia 82 tahun, kepada kantor berita Turki Anadolu mengaku datang dari kota Samsun, Turki utara, ke Istanbul hanya demi berpartisipasi dalam momen yang disebutnya “bersejarah” itu.

Menurutnya, perubahan status “Hagia Sophia” menjadi masjid sangat penting baginya dan bagi umat Islam, dan karena itu dia mengungkapkan kebahagiaannya dengan cara mengikuti shalat Jumat di Hagia Sofia yang juga disebut Masjid Sultan Fatih itu.

Fatih Chan Turk, salah satu warga Muslim Turki yang datang untuk berpartisipasi dalam  shalat Jumat itu, juga merasa perlu berpartisipasi sebagai ungkapan syukur kepada Allah atas nikmat kembalinya status Hagia Sofia sebagai masjid.

Sumaya Damat dari Ankara mengaku datang karena impian mendirikan shalat di Hagia Sophia menjadi kenyataan.

“Saya tidak bisa menggambarkan perasaan sukacita yang membanjiri saya,” ungkapnya.

Kepala Urusan Agama Turki Ali Erbas dalam kunjungannya ke Hagia Sophia pada 12 Juli 2020 mengumumkan  bahwa shalat lima waktu akan diadakan setiap hari di bangunan itu mulai tanggal 24 Juli 2020. (mm/anadolu/raialyoum)

DISKUSI: