Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Resolusi DK PBB, Rusia dan Sekutunya di Atas Angin

Published 21/12/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

dewan keamanan pbbLondon, LiputanIslam.com –   Pemimpin redaksi media online Rai al-Youm yang berbasis di London, Inggris, Abdel Bari Atwan, dalam editorialnya Sabtu (19/20) menyebutkan bahwa resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai Suriah sedianya adalah untuk mengakhiri perang Suriah yang sudah berlangsung lima tahun dan telah merenggut sekitar 250 ribu nyawa serta menimbulkan kehancuran yang luar biasa.

Namun demikian, lanjut Atwan, tak ada orang Suriah, baik rakyat, pemerintah maupun kubu oposisi,  yang menyambut gembira resolusi yang disahkan Jumat pekan lalu itu.\

Terlepas dari itu, mengingat resolusi yang lebih merupakan kesepakatan antara dua adidaya Amerika Serikat (AS) dan Rusia itu ternyata tidak menyinggung soal masa depan Presiden Suriah Bashar al-Assad, Atwan berpendapat bahwa resolusi itu merupakan satu kemenangan diplomatik Rusia dan sekutunya serta negara-negara Brics (Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan) atas AS dan sekutunya, yaitu Eropa, Arab dan Turki.

Menurut Atwan, sepak terjang Presiden Suriah Vladimir Putin terkait krisis Suriah berhasil mengangkat Moskow ke posisi di atas angin hingga resolusi itu membuat kubu Arab pimpinan Saudi, Qatar dan Turki tersisih dalam konflik kepentingan di Suriah. Kubu ini gagal mewujudkan impiannya untuk menyulap Suriah menjadi Libya jilid II melalui internasionalisasi krisis Suriah, karena yang mengemuka sekarang justru harga mati dari Putin bahwa pemimpin Suriah ada di tangan rakyat Suriah sendiri, bukan NATO, Arab, dan lain-lain.

Resolusi itu mengabaikan sebagian besar rekomendasi yang dihasilkan dalam konferensi Wina, antara lain penugasan Arab Saudi untuk pembentukan dewan oposisi Suriah guna melakukan perundingan dengan pemerintah Suriah, dan penugasan Yordania  untuk identifikasi kelompok-kelompok teroris.

Resolusi DK PBB tersebut menekankan dimulainya kembali perundingan damai Suriah pada Januari mendatang untuk pembentukan pemerintahan transisi dan penerapan gencatan senjata di Suriah. Resolusi ini menegaskan keharusan adanya pemerintahan yang sah, inklusif dan non-sektarian yang akan dibentuk di Suriah dalam jangka waktu enam bulan ke depan.

Selain itu, pemilu secara bebas dan adil juga harus diselenggarakan dalam jangka waktu 18 bulan ke dapan di bawah pengawasan PBB. Ditegaskan pula bahwa pemerintahan transisi harus benar-benar merepresentasikan orang-orang Suriah sendiri, dan rakyat Suriah sendirilah yang akan menentukan masa depan negaranya.  (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account