Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Relawan Tak Boleh Masuk ke Mosul, Perang Jadi Berkepanjangan

Published 23/12/2016 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
sekjen-al-nujaba-irak-syeikh-akram-al-kaabi
Syeikh Akram al-Kaabi, sekjen gerakan al-Nujaba, Irak.

Baghdad, LiputanIslam.com –   Sekjen gerakan al-Nujaba, salah satu komponen relawan Irak al-Hashd al-Shaabi, Syeikh Akram al-Kaabi, Kamis (22/12/2016), menyatakan bahwa Amerika Serikat (AS) merupakan negara yang menjadi penyebab utama keterhambatan operasi militer Irak untuk pembebasan Mosul, ibu kota provinsi Nineveh, Irak utara.

Menurutnya,  operasi pembebasan Mosul semula berjalan lancar, tapi kemudian terhambat oleh berbagai intervensi negatif koalisi internasional pimpinan AS.

Dia menjelaskan bahwa perang Mosul berkepanjangan dan memakan waktu lama karena relawan Irak al-Hashd al-Shaabi tidak diperbolehkan masuk ke kota kedua terbesar di Irak ini, dan tentara AS tidak dienyahkan dari pangkalan al-Qayarah dan dijauhkan dari medan laga.

Dia prihatin karena Mosul seharusnya sudah bisa dibebaskan sebelum akhir tahun 2016, tapi kenyataannya sampai sekarang baru 50 persen wilayah Mosul timur yang berhasil dibebaskan. Kelambanan ini terjadi karena zona udara provinsi Nineveh dikuasai oleh tentara AS. Selain itu, gerak maju pasukan al-Hasdh al-Shaabi di poros barat Mosul juga lamban akibat tekanan AS dan Turki.

“Hanya rezim Zionis serta imperialis Barat, AS dan Inggris, yang diuntungkan oleh ketegangan regional, sedangkan Arab Saudi hanya membuntuti dan menjadi eksekutor rencana-rencana Zionis,” katanya.

Sekjen gerakan al-Nujaba yang sebagian pasukannya dewasa ini ikut berperang melawan teroris di Suriah dengan persetujuan pemerintah Damaskus ini melanjutkan bahwa kebersamaan perang Mosul dan Aleppo telah menjatuhkan mental musuh dan menjadi pukulan besar bagi para pendukung terorisme.

“Keterlibatan para pejuang al-Nujaba dalam pembebasan Aleppo sedemikian aktif sehingga terlihat sekali dari air mata AS di Dewan Keamanan PBB dan tuduhan-tuduhan mereka terhadap al-Nujaba,” ujarnya.

Syeikh Akram al-Kaabi menyebut wakil tetap AS di PBB Samantha Power sebagai pejabat media takfiri di Suriah dan bermaksud mencantumkan nama gerakan al-Nujaba dalam daftar organisasi teroris.

“Kemenangan di Aleppo merupakan kemenangan bukan hanya atas kelompok-kelompok takfiri, melainkan juga atas kejahatan AS, Israel dan Inggris,”tegasnya.

Lebih jauh dia menyebut Republik Islam Iran sebagai satu-satunya negara yang senantiasa berpihak pada poros muqawamah (resistensi) Islam di Irak dan ikut merasakan penderitaan bangsa Irak. (mm/irna)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account