Qatar Serukan Dialog Iran-AS

0
69

Doha, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Qatar, Mohammad bin Abdul Rahman Al-Thani, mendesak Iran dan Amerika Serikat (AS) untuk memulai dialog demi menemukan “solusi berkelanjutan” bagi persoalan antara keduanya.

Pada konferensi pers di akhir pertemuan para menteri Dialog Kerja Sama Asia (Asia Cooperation Dialogue/ACD) di Doha, Rabu malam (1/5/2019), Al-Thani menyatakan bahwa kawasan Teluk Persia sudah “tak sanggup menanggung lebih banyak lagi krisis dan eskalasi.”

Ketegangan antara Teheran dan Washington meningkat sejak pada tahun lalu AS menyatakan keluar dari kesepakatan nuklir Iran yang diteken pada tahun 2015 dan kemudian kembali menerapkan sanksi terhadap Iran.

Menteri Luar Negeri Qatar menambahkan bahwa krisis Teluk “merupakan penghalang bagi kerja sama dan komunikasi di tingkat regional”, dan Doha “tetap pada posisinya; terbuka untuk semua dan siap untuk dialog dan diskusi dengan itikad baik.”

Al-Thani mengaku berharap semua pihak dalam krisis ini bersedia kembali kepada “kebijaksanaan” dan bersedia membicarakan keberatan masing-masing di meja dialog untuk kemudian dicarikan solusinya.

Dia menyayangkan pemberlakuan kembali sanksi AS terhadap Iran, dan menilainya tidak akan berdampak positif pada negara-negara yang memanfaatkan minyak Iran.

“Qatar tidak percaya bahwa sanksi sepihak akan membuahkan hasil positif untuk menyelesaikan krisis, dan solusi mereka haruslah melalui dialog,” imbaunya.

Dia menambahkan, “Kami dalam pemerintahan Qatar memandang sanksi sepihak ini tidak akan membuahkan hasil positif untuk menyelesaikan krisis. Sebaliknya, kami memandang krisis harus diselesaikan melalui dialog,” tuturnya.  (mm/raialyoum)

DISKUSI: