Pria Palestina Yang Diduga Pelaku Serangan Gugur Digerebek Tentara Israel Di Tepi Barat

0
118

AlQuds, LiputanIslam.com – Tentara Israel menyatakan pihaknya telah membunuh seorangpmuda Palestina yang diduga sebagai pelaku operasi penikaman dan penembakan yang menewaskan tiga orang Israel di dekat pemukiman Zionis di Tepi Barat pada akhir pekan lalu.

Militer Israel Selasa malam waktu setempat (19/3/2019), mengatakan bahwa tersangka Omar Abu Leila, 19 tahun, ditembak mati ketika dia menembaki tentara yang hendak menangkapnya.

Disebutkan bahwa pasukan Israel telah mengepung sebuah bangunan di dekat kota Ramallah di Tepi Barat, lalu Abu Leila gugur dalam baku tembak, sementara di pihak tentara Israel tidak ada yang terluka.

Dilaporkan pula bahwa lebih dari 11 orang Palestina terluka di distrik Abwin dalam bentrokan sengit mereka melawan pasukan Israel yang menyerbu distrik itu sembari mengerahkan buldoser militer, dan Abu Leila syahid gugur setelah tentara Israel melakukan perburuan selama lebih dari 48 jam.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji pasukannya dengan mengatakan bahwa “lengan panjang Israel akan menjangkau siapa pun yang mencelakakan warga dan tentara kita.”

Seperti pernah diberitakan, tiga orang Israel, dua di antaranya tentara dan satu lainnya warga imigran Zionis, tewas diterjang operasi ganda “penikaman dan penembakan” di persimpangan pemukiman Ariel di utara kota Salfit, Tepi Barat, Minggu (17/3/2019). Serangan ini juga menyebabkan empat warga Zionis terluka parah dengan kondisi dua di antaranya koma.

Serangan ini memicu perburuan selama dua hari, yang lantas meningkatkan ketegangan di Israel dan Tepi Barat setelah masa tenang yang rapuh.

Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan bahwa pihak mediator Palestina telah memberitahunya ihwal kesyahidan seorang warga di desa Abwin.

Kementerian ini juga menyebutkan bahwa seorang warga Palestina terluka oleh serpihan peluru dari leher dan kakinya telah dilarikan ke Kompleks Medis Palestina di Ramallah. (mm/raialyoum/reuters)

DISKUSI: