BandarAbbas, LiputanIslam.com – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mendatangi Bandar Abbas untuk memantau operasi tanggap darurat sehari setelah ledakan dahsyat mengguncang pelabuhan Shahid Rajaee di Iran selatan. Menteri Pertahanan menyatakan tak ada kargo militer di pelabuhan itu, dan Pemimpin Besar Ayatullah Sayid Ali Khamenei menyerukan penyelidikan tuntas.
Kepada wartawan saat tiba di Bandar Abbas pada hari Minggu (27/4), Pezeshkian mengatakan pemerintahannya sedang menindaklanjuti semua aspek ledakan mematikan tersebut, dan para pejabat pun hadir di pelabuhan untuk mengambil tindakan yang diperlukan.
Dia menyebutkan bahwa upaya oleh tim penyelamat dan bantuan dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan Angkatan Darat sedang dilakukan untuk mengendalikan api.
Sebelum mendarat, Pezeshkian melakukan survei udara di lokasi yang terkena dampak, dan kemudian pergi ke rumah sakit dan bertemu dengan para korban luka ledakan tersebut.
Sedikitnya 40 orang meninggal dunia dan lebih dari 1.000 lainnya terluka akibat ledakan dahsyat yang mengguncang pelabuhan peti kemas di kota Bandar Abbas.
Pemerintah Iran mengumumkan hari Senin sebagai hari berkabung nasional menyusul insiden tragis tersebut.
Dalam sebuah unggahan di X pada hari Minggu, Juru Bicara Pemerintah Fatemeh Mohajerani mengumumkan hari berkabung, dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban insiden “pahit” tersebut.
Gubernur Hormozgan Mohammad Ashouri Taziani juga mengumumkan tiga hari berkabung di provinsi tersebut.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Iran Reza Talaei-Nik, pada hari Minggu, membantah rumor adanya kargo militer di lokasi ledakan.
Dia mengatakan bahwa menurut penyelidikan, tidak ada kargo impor atau ekspor untuk bahan bakar atau keperluan militer di lokasi insiden.
Dia menilai spekulasi media yang menyatakan sebaliknya merupakan bagian dari perang psikologis musuh.
Dia menekankan bahwa penyebab pasti ledakan tersebut akan diumumkan.
Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban ledakan dan menyerukan penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut.
Dalam sebuah pesan pada hari Minggu, dia mengatakan bahwa insiden tragis di Pelabuhan Shahid Rajaee itu telah menimbulkan kesedihan dan kekhawatiran. Dia mendesak pejabat keamanan dan peradilan untuk mengidentifikasi setiap kelalaian ataupun tindakan yang disengaja yang mungkin telah menyebabkan tragedi tersebut, dan untuk mengambil tindakan hukum yang diperlukan. (mm/presstv/alalam)