Ankara, LiputanIslam.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan Barat agar tidak “menepuk punggung Israel” yang berencana menyerang Lebanon dan memicu konflik regional yang akan membawa bencana.
Erdogan pada hari Rabu (26/6) mengatakan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dari Israel kini mengarahkan perhatiannya ke Lebanon.
“Kami melihat kekuatan Barat di belakang layar menepuk punggung Israel dan bahkan mendukung mereka,” ungkapnya.
Dia menambahkan, “Rencana Netanyahu untuk menyebarkan perang ke wilayah tersebut akan menyebabkan bencana besar.”
Netanyahu pada hari Senin lalu mengatakan bahwa pasukan militer rezim Zionis tersebut menghentikan serangan paling intensifnya di Jalur Gaza dan akan dapat dikerahkan kembali ke perbatasan utara.
Pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah telah berulang kali menegaskan kemampuan militer Hizbullah.
“Musuh tahu betul apa yang menantinya,” tegas Sayid Nasrallah.
Dia memastikan Israel mengetahui tidak akan ada tempat di wilayah pendudukan “yang bisa terhindar dari roket dan drone kami.”
AS, sekutu utama Israel, mengaku sedang berupaya mencapai perjanjian diplomatik yang akan mengurangi ketegangan di perbatasan Lebanon, namun pada saat yang sama memastikan lagi komitmen kuat Washington kepada Tel Aviv.
Kepala Pentagon Lloyd Austin mengatakan kepada menteri urusan militer Israel Yoav Gallant pada hari Selasa bahwa Presiden Joe Biden telah menjanjikan bantuan lebih dari $14 miliar untuk Israel pada bulan April. (mm/presstv)