Presiden Assad Ucapkan Selamat Kepada Penduduk Aleppo atas Kemenangan Tentara Suriah

0
22

Damaskus, LiputanIslam.com –  Presiden Suriah Bashar Assad mengucapkan selamat kepada penduduk Aleppo atas kemenangan Pasukan Arab Suriah (SAA) merebut kembali kawasan sekitar kota Aleppo di bagian utara negara ini, dan terus bertempur hingga dapat membebaskan semua wilayah yang masih belum mereka kuasai.

Dalam beberapa hari terakhir, SAA berhasil membebaskan puluhan distrik dan desa di sekitar kota Aleppo dari pendudukan kelompok-kelompok pemberontak dan teroris, terutama Hay’at Tahrir al-Sham alias Jabhat al-Nusra, yang semula bermarkas di sana dan sesekali melancarkan serangan roket ke daerah-daerah permukiman kota terbesar di Suriah tersebut.

Dalam pidato yang ditayangkan di televisi resmi Suriah, Senin (17/2/2020), Presiden Assad mengatakan, “Perang pembebasan provinsi Aleppp dan Idlib berlanjut, tanpa peduli kepada gelembung-gelembung suara kosong yang dari utara (Turki), sebagaimana berlanjutnya perang pembebasan seluruh tanah Suriah, pembasmian teroris, dan penegakan stabilitas.”

Dia menambahkan, “Namun, kita menyadari sepenuhnya bahwa pembebasan ini tidak berarti berakhirnya perang, tidak berarti jatuhnya rencana-rencana ataupun musnahnya terorisme, dan tidak berarti menyerahnya musuh, melainkan berarti penyungkuran hidung mereka ke tanah sebagai pendahuluan atas kekalahan mereka secara total, cepat ataupun lambat, dan ini juga berarti bahwa alih-alih tunduk kita justru bersiap menyongsong pertempuran yang akan datang.”

Setelah menguasai jalur internasional Aleppo – Damaskus, SAA secara bertahap bergerak maju di daerah sekitar kota Aleppo, dan pada Ahad lalu berhasil mengendalikan seluruh jalur yang mengitari kota ini dengan memulihkan kendalinya atas sekitar 30 desa dan kota.

Pada hari itu televisi pemerintah Suriah menayangkan sukacita warga Aleppo atas kemajuan pasukan dan mengamankan kota ini dari serangan roket kawanan teroris, yang selama ini telah menjatuhkan ratusan korban jiwa meskipun SAA menguasai lingkungan timur kota ini sejak akhir tahun 2016.

Kemajuan SAA di Aleppo tercapai dalam serangan besar-besaran yang mereka lakukan sejak Desember 2019 di kawasan Idlib dan sekitarnya. Serangan itu difokuskan pada pedesaan selatan Idlib, kemudian pedesaan barat Aleppo dan barat daya yang bersebelahan.

Operasi militer  SAA selama dua minggu terakhir membangkitkan ketegangan antara Damaskus dan Ankara sehingga bahkan sempat terjadi konfrontasi sengit antara pasukan Suriah dan pasukan Turki hingga jatuh beberapa korban dari kedua belah pihak. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS: