PM Pakistan: Trump dan Bin Salman Minta Saya Tengahi Urusan dengan Iran

0
142

NewYork, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengaku telah diminta oleh Presiden AS Donald Trump dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohamed bin Salman agar menengahi krisis hubungan AS dan Saudi dengan Iran.

Hal itu dikatakan Khan dalam jumpa pers di sela sidang ke-74 Majelis Umum PBB di New York, AS, Selasa (24/9/2019), sembari mengaku bahwa karena itu diapun telah berbicara soal ini dengan Presiden Iran Hassan Rouhani.

Namun demikian, Imran Khan enggan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai pembicaraannya dengan Rouhani.

“Saya tak dapat mengungkap lebih jauh lagi. Presiden AS telah meminta saya untuk menengahi dan saya sudah berbicara dengan Presiden Iran Hssan Rouhani kemarin,” tuturnya.

Dia melanjutkan, “Saya telah berkunjung ke Saudi, dan Putra Mahkota Saudi Mohamed bin Salman meminta saya berbicara dengan para pemimpin Iran tentang ini, dan itupun telah saya lakukan.”

Seperti diketahui hubugan antara Iran dan AS memburuk sejak Trump menarik mundur negaranya dari perjanjian nuklir Iran pada tahun lalu, dan kemudian menerapkan embargo minyak dan perbankan terhadap Iran.

Baca: Iran Kecam Tuduhan Tak Berdasar Inggris, Prancis, dan Jerman

Hal ini lantas mendorong Iran agar Eropa memberikan dukungan ekonomi tambahan kepada Iran demi menyelamatkan perjanjian nuklir.

Kawasan Teluk Persia juga diwarnai eskalasi ketegangan antara Iran di satu pihak dan AS dan Arab Saudi di pihak lain menyusul insiden serangan drone yang menerjang pabrik minyak Aramco milik Saudi pada 14 September lalu.

Baca: Iran Akui Tak Punya Musuh di Timur Tengah

AS dan Saudi menuding Iran bertanggungjawab atas serangan ini, dan Iranpun membantahnya, sementara kelompok pejuang Ansarullah (Houthi) di Yaman menyatakan bertanggungjawab atas serangan itu. (mm/25/2019)

DISKUSI: