Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

PM Irak Beri Ultimatum 72 Jam Kepada Kurdistan

Published 27/09/2017 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Baghdad, LiputanIslam.com –   24 jam setelah penyelenggaraan referendum kemerdekaan Kurdistan Irak, Perdana Menteri Irak Haider Abadi memberi ultimatum 72 jam yang akan berakhir pada Jumat (29/9/2017) kepada pemerintah otonomi Kurdistan agar menyerahkan semua bandara di wilayah ini kepada pemerintah Baghdad.

Dalam jumpa pers mingguan di Baghdad, Selasa (26/9/2017), Abadi menyatakan bahwa kabinetnya telah menetapkan travel warning dari dan menuju Kurdistan tiga hari ke depan jika banda-bandara itu tidak diserahkan kepada pemerintah federal Irak.

“Kami tidak mundur dari kesatuan dan kedaulatan Irak, ini merupakan kewajiban nasional dan konstitusional yang kami pegang erat,” tegasnya.

Dia menambahkan, “Pemerintah akan menerapkan otoritas federalnya sesuai konstitusi, dan kami tetap berkomitmen pada negosiasi, tapi tidak akan pernah bernegosiasi soal hasil referendum, dan tidak akan berdialog atas dasar ini.”

Segera setelah pernyataan Perdana Menteri Irak ini, pemimpin Kurdistan Irak Masoud Barzani mengajak pemerintah pusat Irak kembali berdialog untuk menyelesaikan persoalan antara Arbil dan Baghdad pasca referendum.

“Saya mengajak Tuan Haider Abadi dan semua orang untuk tidak menutup pintu dialog, karena dialoglah yang akan menyelesaikan masalah,” ungkap Barzani dalam sebuah pernyataan yang ditayangkan di televisi.

Dia menambahkan bahwa Kurdistan yang berotonomi sejak 1991 “menegaskan kepada khalayak internasional kesiapannya berdialog dengan Baghdad, dan menegaskan pula bahwa referendum bukanlah untuk penetapan perbatasan dan penerapan de facto.”

Irak sedang menantikan hasil referendum kemerdekaan Kurdistan yang diselenggarakan Senin lalu (25/9/2017) di tengah suka ria masyarakat Kurdi Irak, sementara Baghdad terus mengecam referendum ini.

Hasil referendum sudah hampir pasti dimenangi oleh suara “ya” untuk kemerdekaan Kurdistan yang diimpikan sejak sekian dekade silam, tapi tak semudah itu wilayah ini akan terlepas dari Irak di tengah penolakan dari berbagai pihak di dalam dan luar negeri Irak.

Para petinggi Kurdistan menyatakan bahwa referendum ini akan menjadi titik tolak negosiasi berkepanjangan antara Arbil dan Baghdad untuk kemerdekaan Kurdistan, sementara Baghdad menolak mentah-mentah disintegrasi wilayah otonomi yang kaya minyak ini. (mm/rayalyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account