Teheran, LiputanIslam.com – Presiden terpilih Iran Masoud Pezeshkian menyatakan solidaritas negaranya untuk bangsa Palestina, dan menyebut mereka sebagai “pembawa bendera resistensi” di masa-masa sulit ini.
Pezeshkian menyatakan demikian pada hari Selasa (23/7) dalam tanggapannya untuk pesan ucapan selamat dari Sekjen Jihad Islam Palestina (PIJ), Ziad al-Nakhalah, atas terpilihnya Pezeshkian sebagai presiden kesembilan Republik Islam Iran.
“Rakyat dan pemerintah Iran, dipandu oleh ajaran Alm. Imam Khomeini dan arahan Pemimpin Revolusi Islam (Ayatullah Sayid Ali Khamenei), mendukung rakyat Palestina. Kami mendukung perjuangan mereka untuk pembebasan al-Quds, pembongkaran rezim Zionis, dan pencapaian hak-hak dasar mereka,” ungkap Pezeshkian.
Presiden terpilih Iran mengatakan masyarakat tertindas di Gaza, yang saat ini menanggung dampak barbarisme Israel, telah menunjukkan “ketahanan luar biasa” .
Dia menilai bangsa Palestina diakui secara global “sebagai simbol perlawanan dan kesabaran dalam menghadapi kesulitan”.
Israel telah membunuh lebih dari 39.000 warga Palestina, kebanyakan dari mereka adalah wanita, anak-anak, dan remaja, di Gaza sejak Oktober 2-23.
Rezim Zionis melancarkan kampanye kematian, kehancuran dan genosida setelah mereka mendapat serangan fajar dari para pejuang Gaza dalam operasi bersandi Badai Al-Aqsa di wilayah pendudukan.
Israel juga memblokade Jalur Gaza dan mencegah sebagian besar pasokan bahan makanan, obat-obatan, listrik, dan air ke sana. (mm/presstv)