AlQuds, LiputanIslam.com – Media Israel melaporkan bahwa Kolonel Seifi Shayouf, komandan Batalyon 12 di Brigade Golani, yang mengambil foto di rumah Pemimin Hamas Yahya Al-Sinwar di Gaza, tewas dalam pertempuran melawan para pejuang Palestina di Gaza.
Senin lalu media Israel mengklaim bahwa pasukan Zionis mengetahui secara pasti lokasi Sinwar. Surat kabar Israel Hayom mengklaim bahwa Sinwar membentengi dirinya dengan sejumlah besar tawanan Israel yang masih hidup, sehingga mencegah tentara pendudukan melakukan serangan terhadapnya.
Surat kabar itu menyebut;“Divisi ke-98 tentara pendudukan Israel bekerja di bawah komando Brigjen Dan Goldfus untuk memperluas kendali lapangannya atas kota Khan Yunis, dan sedang menyelesaikan pencarian intensif untuk saluran terowongan dan fasilitas bawah tanah.”
Israel Hayom juga mengklaim bahwa perkiraan di Israel menunjukkan bahwa Sinwar memiliki dua pilihan utama: yang pertama adalah menunggu tentara mengepung tempat persembunyian bawah tanah di mana ia dan rekan-rekannya berada, dan kemudian memulai negosiasi dengan Israel sambil “memanfaatkan orang-orang Israel yang diculik sebagai perisai manusia”, dan Sinwar mungkin akan meminta jalan keluar ke negara yang bersedia melindungi mereka.
Sementara itu, sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, pada Selasa mengumumkan pihaknya telah membunuh sejumlah tentara dan menghancurkan kendaraan militer Israel di sejumlah front pertempuran di Jalur Gaza.
Al-Qassam menyatakan berhasil menembak empat tentara Zionis dengan senapan Al-Ghoul Qassam di sebelah timur kamp pengungsi Bureij di Jalur Gaza tengah.
Al-Qassam juga “menyerang pasukan Zionis dengan senapan mesin, dan menyebabkan beberapa di antara mereka terbunuh atau terluka, di dekat Jalan Al-Sika, di selatan lingkungan Al-Zaytoun di Kota Gaza.
Mereka kemudian menggempur sebuah jip Hummer Israel dengan peluru RPG hingga menjatuhkan korban.
Di area yang sama, para pejuang meledakkan “dua terowongan bersama pasukan pendudukan segera setelah mereka mendekati lubang terowongan, hingga membunuh dan melukai tentara musuh.”
Di selatan kota Khan Yunis, di selatan Jalur Gaza, pejuang Al-Qassam menghancurkan sebuah tank Merkava dengan peluru Al-Yassin 105 hingga tank itu terbakar, dan juga telah menembakkan peluru RPG ke tentara dan kendaraan Israel
Al-Qassam juga menyatakan para pejuangnya telah menggempur pasukan Zionis dengan perangkat anti-personil, membunuh dan melukai mereka di daerah Bani Suhaila, sebelah timur Khan Yunis.
Sejak Selasa pagi, tentara Israel mengumumkan terbunuhnya sembilan anggotanya, termasuk lima perwira, dalam pertempuran di Gaza, tanpa menyebutkan lokasi atau tanggal pertempuran tersebut.
Dengan jumlah korban pada hari Selasa tersebut, jumlah perwira dan tentara yang tewas sejak awal perang pada tanggal 7 Oktober meningkat menjadi 519, termasuk 185 orang tewas dalam pertempuran darat yang dimulai pada tanggal 27 di bulan yang sama.
Pihak pejuang Palestina berulang kalinya menegaskan bahwa korban tewas di pihak tentara Israel jauh lebih besar dari jumlah yang diumumkan. (mm/raialyoum)