Pertempuran Sengit Di Al-Baghouz, ISIS Balas Serangan SDF Dengan Roket Termal

0
83

DeirEzzor, LiputanIslam.com – Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) yang ditulang punggungi oleh milisi Kurdi Suriah melanjutkan gempuran sengitnya terhadap kawanan teroris ISIS di kota Al-Baghouz di pinggiran timur provinsi Deir Al-Zour di dekat perbatasan antara Suriah dan Irak.

Juru bicara SDF Kenor Jibrail, Selasa (12/3/2019), kepada kantor berita Jerman (DPA) mengatakan, “Operasi militer SDF berlanjut di kamp Al-Baghouz dan telah terjadi bentrokan di dua daerah secara luas dan intensif di garis depan, dan ISIS melakukan perlawanan dengan menggunakan bom mobil dan roket termal. ”

Dia menambahkan,”Pasukan kami mampu membendung serangan mereka melalui serangan udara pasukan koalisi di berbagai titik dan tempat konsentrasi ISIS. Hari ini bentrokan berlanjut dan diperkirakan akan berlanjut selama dua hari ke depan.”

Menggenai pengerahan bom mobil oleh ISIS Jibrail menjelaskan, “Mereka (ISIS) belum dapat mencapai titik-titik pasukan kami karena ada reaksi dari pasukan kami dan Aliansi Internasional dalam penargetan bom mobil dan pembom bunuh diri. Kami menjalin koordinasi yang tinggi antara pasukan kami dan pasukan koalisi, dan mengandalkan pengalaman yang terbentuk selama beberapa tahun terakhir.”

Sumber di oposisi Suriah menyatakan bahwa pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat yang menyokong SDF tersebut telah menyerang warga sipil di kamp Al-Baghouz dengan fosfor putih pada Senin malam.

“Padahal penggunaan senjata fosfor oleh pasukan koalisi dilarang oleh internasional,” ungkap seorang narasumber kepada BBC.

Dia juga menyebutkan bahwa penggunaan ini bukan hal baru, dan telah digunakan secara luas di kota Raqqah dan berbagai daerah lain.

Di pihak lain, dalam rekaman video pada Senin malam lalu ISIS menyatakan bahwa para pendukungnya yang terkepung di Al-Baghouz masih berada dalam kondisi stabil dalam menghadapi kepungan dan serangan.

ISIS juga menyerukan kepada para pendukungnya di Al-Baghouz agar “solid” dalam menghadapi serangan darat dan udara. (mm/raialyoum)

DISKUSI: