Riyadh, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mekdad berkunjung ke Arab Saudi, dan tiba di Jeddah pada hari Rabu (12/4) atas undang sejawatnya dari Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan.
Media pemerintah Saudi dan Suriah mengutip pernyataan Kemlu Saudi bahwa kedua menteri itu akan “mengadakan sesi pembicaraan tentang upaya mencapai solusi politik untuk krisis Suriah yang menjaga persatuan, keamanan dan stabilitas Suriah.”
Mereka juga akan membahas “upaya memfasilitasi kepulangan pengungsi Suriah ke tanah air mereka, dan mengamankan akses kemanusiaan ke daerah yang terkena dampak di Suriah”, tambah pernyataan itu.
Kunjungan tersebut adalah kunjungan pertama seorang menteri luar negeri Suriah ke Arab Saudi sejak 2011, ketika perang di Suriah mulai berkobar. Arab Saudi mendukung oposisi Suriah, namun hubungan Riyadh-Damaskus telah mencair dalam beberapa bulan terakhir.
Presiden Suriah Bashar al-Assad berhasil mengalahkan oposisi dengan dukungan Rusia dan Iran.
Dalam beberapa bulan terakhir, terjadi peningkatan aktivitas diplomatik al-Assad, yang sempat lama diisolasi sejak awal perang Suriah.
Al-Assad telah mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) dan Oman tahun ini, dan bulan lalu Arab Saudi mengatakan telah memulai pembicaraan dengan Damaskus untuk melanjutkan layanan konsuler.
Sementara itu, Arab Saudi akan menjadi tuan rumah pertemuan para menteri luar negeri regional pada hari Jumat untuk membahas kembalinya Suriah ke Liga Arab.
Upaya diplomatik telah mendapatkan momentum sejak Arab Saudi menyetujui pemulihan hubungan dengan Iran, sekutu utama pemerintah Suriah, pada bulan lalu. (mm/aljazeera)
Baca juga: