AlQuds, LiputanIslam.com – Tentara Israel mengakui pihaknya menderita kekurangan tank dan kendaraan dalam jumlah yang signifikan akibat banyaknya kendaraan militernya yang rusak dalam perang Gaza.
Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth menyebutkan tentara Israel menunda pelatihan bagi tentara wanita di angkatan darat karena banyak tank yang rusak akibat perang, dan juga kekurangan senjata.
Surat kabar itu menambahkan bahwa kepala staf militer Israel memutuskan untuk menunda pelatihan untuk mengintegrasikan rekrutan perempuan ke dalam angkatan darat hingga November tahun depan, karena kekurangan senjata dan tank yang rusak akibat perang yang berkepanjangan.
Menurut Yedioth Ahronoth, ini merupakan pertama kalinya tentara Israel mengakui pihaknya telah kehilangan banyak tank di Gaza, dan mengakui pula kekurangan mortir, tentara dan perwira karena banyak pula tentara yang tewas dan terluka dalam perang Gaza.
Selama perang Israel di Gaza, kubu resistensi Palestina mengumumkan kerusakan dan kehancuran ratusan tank Israel akibat serangan yang dilakukan para pejuang Gaza dengan menggunakan senjata anti-tank, termasuk Al-Yassin 105 dan Kornet. (mm/raialyoum)