Riyadh, LiputanIslam.com – Menteri Pariwisata Israel Haim Katz telah berkunjung selama dua hari ke Riyadh, ibu kota Arab Saudi, untuk menghadiri konferensi PBB, ungkap kantornya, sembari menyebut kunjungan itu sebagai perjalanan publik pertama seorang anggota kabinet Israel ke Saudi.
Kunjungan Haim Katz ke Riyadh terjadi ketika Arab Saudi sedang mencari kemungkinan kesepakatan yang ditengahi Amerika Serikat (AS) yang akan membentuk hubungan bilateral formal dengan Israel. Katz memimpin delegasi sebagai bagian dari acara Organisasi Pariwisata Dunia PBB.
“Pariwisata adalah jembatan antar negara. Kerja sama di bidang pariwisata berpotensi menyatukan hati dan kemajuan ekonomi,” ,” kata Katz.
“Saya akan berupaya memajukan kerja sama, pariwisata, dan hubungan luar negeri Israel,” tambahnya.
Pemerintah Saudi tidak segera mengkonfirmasi kunjungan tersebut.
Washington telah mendesak sekutunya di Timur Tengah, Israel dan Arab Saudi, untuk menormalisasi hubungan diplomatik menyusul kesepakatan serupa yang melibatkan Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Maroko.
Palestina telah menyebut perjanjian yang ditengahi AS itu sebagai pengkhianatan terhadap perjuangan Palestina untuk menjadi negara merdeka.
Putra mahkota Saudi dan penguasa de facto negara itu, Mohammed bin Salman, pekan lalu mengatakan kepada jaringan berita AS Fox bahwa Saudi semakin “mendekati” kesepakatan dengan Israel tetapi dia juga bersikeras bahwa perjuangan Palestina tetap “sangat penting” bagi Riyadh.
Dalam beberapa bulan terakhir, Israel telah mengirim delegasi ke Arab Saudi untuk berpartisipasi dalam olahraga dan acara lainnya, termasuk pertemuan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO). (mm/aljazeera)
Baca juga: