Teheran, LiputanIslam.com – Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran menyatakan bahwa pertahanan udara negara republik Islam ini telah mencegat sejumlah besar rudal Israel, dan menghadang upaya jet tempur Zionis menembus zona udara Iran.
Angkatan Bersenjata Iran dalam pernyataan itu menyebutkan bahwa jet tempur Israel melakukan pelanggaran terang-terangan dan mengabaikan hukum internasional dalam peristiwa serangan Israel terhadap Iran pada dini hari Sabtu (26/10) tersebut.
Dijelaskan bahwa pesawat Israel menggunakan ruang yang tersedia bagik militer “teroris” AS di Irak, yang terletak 100 kilometer dari perbatasan Iran, untuk menembakkan sejumlah rudal udara-ke-udara jarak jauh ke beberapa radar perbatasan di provinsi Ilam dan Khuzestan serta beberapa lainnya yang ditempatkan di pinggiran provinsi Teheran.
Menurut pernyataan itu, rudal Israel yang digunakan dalam serangan itu membawa hulu ledak yang sangat ringan, sekitar seperlima berat rudal balistik Iran, dan serangan itu menyebabkan kerusakan terbatas pada beberapa sistem radar Iran, yang dengan cepat diperbaiki atau sedang diperbaiki.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran juga menyatakan bahwa sejumlah besar rudal dapat dicegat, pesawat musuh berhasil dihalangi memasuki wilayah udara Iran, dan Iran berhak memberikan “tanggapan yang sah dan sah” terhadap aksi agresi tersebut pada waktunya, namun juga menekankan perlunya gencatan senjata yang berkelanjutan di Gaza dan Lebanon untuk mencegah pembantaian orang-orang tak yang berdosa di sana.
Angkatan Bersenjata Iran juga memperingatkan Amerika Serikat selaku pendukung utama Israel untuk mengendalikan rezim ilegal Zionis.
Pangkalan Pertahanan Udara Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu bahwa pertahanan udara Iran secara umum berhasil mengatasi agresi Israel, namun beberapa kerusakan terbatas terjadi di beberapa area, yang dimensinya sedang diselidiki.
Suara keras terdengar oleh beberapa orang di sekitar Teheran pada dini hari Sabtu, yang menurut sumber keamanan Iran disebabkan oleh aktivasi sistem pertahanan udara.
Empat tentara Iran gugur akibat serangan tersebut.
Agresi Rezim Zionis terhadap Iran yang berhasil diatasi oleh pertahanan udara mendapat kecaman dunia.
Perdana Menteri Pakistan mengutuk serangan itu dan mengatakan, “Agresi ini melanggar kedaulatan negara dan hukum internasional, dan Pakistan berpihak kepada Iran.”
Dewan Kerjasama Teluk (GCC) juga mengecam serangan Israel itu dan menilainya melanggar kedaulatan Iran.
Irak, Suriah, Aljazair, dan Yaman juga mengutuk agresi Rezim Zionis tersebut, dan menyatakan solidaritas mereka dengan Iran. Swiss, Arab Saudi, Qatar, UEA, Kuwait, Yordania, Oman, Bahrain, Lebanon, Libya, Tunisa, Afghanistan, Indonesia, Malaysia, Venezuela dan Turki juga mengecam dan menilai agresi Rezim Zionis sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional. (mm/alalam/irib)