Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Pentolan Geng Pengkhianat Palestina Abu Shabab Akhirnya Tewas di Gaza,  Begini Ceritanya

Published 05/12/2025 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Gaza, LiputanIslam.com –   Yasser Abu Shabab, pentolan geng di Jalur Gaza yang menjadi antek Zionis Israel untuk melawan Hamas dan menjarah bantuan kemanusiaan akhirnya terbunuh.

Sebuah sumber yang dekat dengan sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam, mengungkapkan bahwa pembunuhan Abu Shabab terjadi pagi ini, Kamis, dalam sebuah operasi terarah yang dilakukan oleh brigade tersebut di kota Rafah di Jalur Gaza selatan. “Pasukan Penangkal” mengumumkan pemusnahannya di kanal Telegram mereka, dengan menyatakan: “Seperti yang telah kami katakan, Israel tidak akan melindungi kalian.”

Sumber tersebut menjelaskan bahwa penyergapan itu berlangsung secara tak terduga; penilaian memperkirakan bahwa unit elit Qassam akan menyerang kelompok tersebut di atas tanah, yang membuat mereka berlindung di dekat tank-tank Israel. Namun, kejutan itu datang dari dalam kelompok itu sendiri, melalui seorang agen yang berhasil menyusup dan menghabisi mereka dari dalam.

Sumber itu menyebutkan bahwa Abu Shabab belakangan ini muncul dalam sebuah rekaman video di mana dia menyatakan niatnya untuk melancarkan kampanye “membersihkan Rafah,” sebelum ia terbunuh dalam operasi tersebut, yang digambarkan oleh sumber itu sebagai “pembersihan kota yang sesungguhnya dari geng tersebut.”

Menurut sumber tersebut, Brigade Qassam berhasil mencapai Abu Shabab melalui operasi infiltrasi cermat yang dilakukan oleh seorang pemuda dari klan Abu Shabab. Pemuda ini berpura-pura ingin bergabung dengan kelompok bersenjata yang dipimpin Abu Shabab sebelum kemudian melaksanakan rencana dan melakukan pembunuhan, yang menewaskan Abu Shabab dan beberapa rekannya.

Abu Shabab memimpin kelompok bersenjata beranggotakan sekitar 100 orang, yang direkrut dan dipersenjatai oleh pasukan pendudukan Israel di bagian timur Rafah, dengan tujuan menciptakan apa yang disebut “zona aman” untuk melayani kepentingannya dan membatasi pengaruh pejuang perlawanan.

Menurut sumber-sumber perlawanan, kawanan Abu Shabab telah melakukan berbagai pelanggaran terhadap warga Palestina dalam beberapa bulan terakhir, termasuk menggeledah rumah-rumah, membongkar alat peledak yang ditanam oleh perlawanan, serta melakukan pembunuhan terhadap anggota perlawanan dan mencuri senjata mereka, dan semua itu dilakukan dengan koordinasi langsung dengan pendudukan Israel.

Abu Shabab sebelumnya muncul dalam sebuah video yang mengklaim bahwa kelompoknya kini menguasai wilayah-wilayah yang “dibebaskan dari Hamas” dan bahwa mereka bekerja sama dengan Otoritas Palestina untuk mendistribusikan bantuan dan melindungi warga sipil.

Milisinya, yang menamakan dirinya Pasukan Rakyat, mengatakan dalam sebuah unggahan Facebook pada Kamis malam (4/12) bahwa Abu Shabab ditembak “saat ia mencoba menyelesaikan perselisihan” di antara anggota keluarga Abu Suneima. Kelompok ini mengatakan bahwa ia tidak dibunuh oleh Hamas.

Saluran 12 Israel sebelumnya melaporkan Abu Shabab tewas dalam bentrokan dengan “klan Gaza” dan kemudian dinyatakan meninggal di Pusat Medis Soroka di Israel selatan.

Abu Shabab menjadi tokoh terkenal selama perang genosida Israel terhadap warga Palestina di Gaza, karena gerombolannya diketahui menjarah sedikit bantuan kemanusiaan yang diizinkan masuk oleh otoritas Israel ke Jalur Gaza.

Penjarahan bantuan di Jalur Gaza terjadi ketika Israel memberlakukan blokade di wilayah tersebut, yang memicu krisis kemanusiaan dan kelaparan di beberapa daerah.

Para pejabat Israel kemudian mengatakan mereka bekerja sama dengan kelompok-kelompok bersenjata di Gaza, termasuk yang dipimpin oleh Abu Shabab, untuk membentuk pasukan lokal anti-Hamas. (mm/alalam/aljazeera)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love1
Cry0
Sad0
Happy1
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account