Gaza, LiputanIslam.com – Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, telah menghabisi sejumlah pasukan Zionis Israel dengan cara memancing kedatangan mereka dan kemudian menyergap mereka dengan ranjau yang disiapkan dari rudal Israel yang gagal meledak.
Al-Qassam dalam sebuah pernyataan di saluran Telegramnya pada Minggu malam (28/4) menyebutkan: “Mujahidin Al-Qassam telah memancing pasukan mekanis Zionis dan menempatkan mereka dalam penyergapan ranjau menggunakan alat peledak dan roket F16 yang ditembakkan ke warga sipil tetapi gagal meledak di Jalan Al-Sikka di daerah Al-Mughraqa di Jalur Gaza tengah.”
Dalam postingan lain, Al-Qassam melaporkan bahwa para pejuangnya membom “markas komando musuh di poros Netzarim, selatan Kota Gaza, dengan mortir kaliber berat.”
Tidak ada komentar dari pihak Israel mengenai pernyataan Al-Qassam tersebut, dan biasanya hanya cukup dengan melakukan pemutakhiran data mengenai korban tewas dan cedera tentaranya dalam perang di Gaza.
Website Router yang berbasis di Israel menyatakan bahwa tiga tentara tewas dan 11 lainnya terluka akibat ledakan di Jalur Gaza.
Media Israel melaporkan bahwa beberapa helikopter telah mengangkut korban tewas dan luka dari lokasi serangan ke rumah sakit, termasuk Rumah Sakit Soroka.
Brigade Al-Qassam mengkonfirmasi adanya pemboman markas para komandan pasukan pendudukan di poros Netzarim, selatan Kota Gaza, dengan mortir.
Secara terpisah, sayap militer Gerakan Jihad Islam, Brigade Al-Quds, menyiarkan penggalan video pemboman permukiman di sekitar Jalur Gaza, dan mengonfirmasi bahwa mereka telah membom situs militer Israel di Fajjah, sebelah timur Gaza, dengan serangan roket.
Sebuah roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza utara meledak ketika mendarat di area terbuka di salah satu pemukiman Israel di Negev barat tanpa mengaktifkan sirine. (mm/raialyoum)