Baghdad, LiputanIslam.com – Kelompok pejuang Resistensi Islam Irak (IRI) mengumumkan pihaknya telah menggempur pangkalan Zionis Elifalet, di utara Danau Tiberias di Palestina pendudukan, dengan pesawat nirawak.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (8/4), IRI menjelaskan, “Operasi ini adalah bagian dari operasi berkelanjutan melawan pendudukan, sebagai tanggapan atas pembantaian yang dilakukan terhadap warga sipil Palestina, termasuk anak-anak, wanita dan orang tua, di Jalur Gaza.”
Mereka juga menegaskan pihaknya akan terus berjuang untuk “menghancurkan benteng musuh.”
Sehari sebelumnya, IRI mengumumkan pihaknya juga telah melancarkan serangan drone terhadap sasaran penting milik tentara Israel di kota Eilat.
Dalam beberapa pekan terakhir, IRI juga telah melancarkan serangan drone terhadap Bandara Haifa, Bandara Ben Gurion Israel, stasiun listrik di Bandara Haifa dan stasiun bahan kimia di Pelabuhan Haifa.
Mereka juga mengaku bertanggung jawab atas pengeboman wilayah-wilayah di Israel dan pangkalan-pangkalan AS di Suriah dan Irak sebagai tanggapan terhadap invasi militer Israel terhadap Jalur Gaza.
Mereka memperingatkan AS bahwa mereka akan meningkatkan jumlah operasinya, sebagai tanggapan atas tindakan AS terus menerus mengirim bantuan militer kepada Israel. (mm/raialyoum)