Gaza, LiputanIslam.com – Brigade Izzuddin al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam, Hamas, mengumumkan bahwa para pejuangnya pada hari Senin (30/12) berhasil “menyerbu titik militer baru, yang didirikan oleh tentara pendudukan, di kamp Jabalia, Jalur Gaza utara .”
Dalam bentrokan jarak dekat, para pejuang Al-Qassam membunuh lima tentara Zionis yang ada di titik lokasi tersebut, dan membakar tank Merkava bersama awaknya.
Mereka menyerang sebuah jip militer, yang berisi sejumlah tentara, dengan granat tangan, hinggga membunuh dan melukai mereka, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh media militer Brigade Al-Qassam.
Al-Qassam juga menyatakan bahwa sebuah kendaraan pengangkut pasukan tentara pendudukan telah dihancurkan oleh para pejuang di Beit Hanoun, Jalur Gaza utara, dengan peluru Yassin 105, hingga menyebabkan awaknya tewas dan terluka.
Media Israel melaporkan pada hari Senin bahwa enam tentara Israel terluka akibat ledakan peluru di Jalur Gaza.
Alon Abitar, seorang letnan kolonel cadangan dan ahli dalam urusan Arab, mengatakan kepada Channel 12, “Operasi terhadap kelompok gerilya di Jalur Gaza, memakan korban jiwa. Saya pikir hal ini tidak akan berubah dalam waktu dekat, dari sudut pandang militer, atau mengenai operasi taktis.” (mm/almayadeen)