PBB: Israel Rampas Hak Orang Palestina Mengakses Air Bersih

0
88

Jenewa, LiputanIslam.com –Penyelidik hak asasi manusia PBB melaporkan bahwa Israel merampas hak jutaan warga Palestina untuk mengakses pasokan air bersih secara teratur.

Pelapor khusus PBB tentang hak asasi manusia di wilayah Palestina, Michael Lynk, Senin (18/3/2019), mengatakan bahwa Israel “terus bergerak dengan ekspansi pemukiman” di Tepi Barat, yang oleh PBB dan banyak negara dianggap ilegal.

Lynk mencatat “ada sekitar 20-25.000 pemukim baru dalam setahun,” dan “di Gaza, runtuhnya akuifer pesisir -yang merupakan satu-satunya sumber air minum alami di Jalur Gaza dan sekarang hampir seluruhnya tidak layak untuk konsumsi manusia- berkontribusi terhadap krisis kesehatan yang signifikan di antara dua juta warga Palestina yang tinggal di sana.”

Sebuah proyek yang disponsori secara internasional senilai 567 juta Dolar AS telah disepakati untuk mengatasi kekurangan air bersih di Gaza dengan membangun pabrik desalinasi, tetapi para pengamat mengatakan bahwa proyek itu baru dapat terealasi beberapa tahun lagi.

Lynk juga menyebutkan bahwa di Tepi Barat, perusahaan tambang Israel mengekstraksi sekitar 17 juta ton batu setiap tahun, padahal hukum internasional melarang keras eksploitasi ekonomi rezim pendudukan atas daerah pendudukan.

Delegasi Israel memboikot sesi pembacaan laporan Link sembari menuduhnya berpihak kepada Palestina dan menyudutkan Israel.

“Dalam laporan lucu terbarunya, Link turun ke lereng baru dan menuduh negara Yahudi mencuri,” ujar delegasi Israel. (mm/raialyoum/reuters)

DISKUSI: