Sanaa, LiputanIslam.com – Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, pada hari Kamis (9/11) mengumumkan pihaknya telah melesatkan sejumlah rudal balistik ke beberapa sasaran sensitif entitas di Israel, termasuk target militerdi Eilat.
Dia mengkonfirmasi bahwa operasi tersebut berhasil mencapai tujuannya, dan menimbulkan korban langsung, namun Israel merahasiakannya.
Saree memastikan pasukan Yaman akan terus melakukan operasi militernya untuk membela rakyat tertindas Palestina hingga agresi Israel di Jalur Gaza berhenti.
Sehari sebelumnya, Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan penembak jatuhan pesawat nirawak/drone mata-mata MQ-9 milik Amerika Serikat (AS) di perairan teritorial Yaman.
Setelah ada bantahan awal dari pihak AS tentang itu, media militer Angkatan Bersenjata Yaman menunjukkan rekaman video detik-detik jatuhnya drone itu, dan pihak AS lantas berkomentar dalam pernyataan pers, yang mengkonfirmasi jatuhnya drone pasukan AS.
Juru bicara gerakan Ansarullah Yaman, Muhammad Abdel Salam, mengatakan, “Angkatan Bersenjata Yaman akan melanjutkan operasi mereka untuk mendukung Gaza, sampai agresi Israel terhadapnya berhenti.”
Pada Selasa lalu media militer Yaman merilis video peluncuran sejumlah drone ke berbagai sasaran di Palestina pendudukan, sebagai bentuk dukungan Yaman kepada bangsa Palestina dalam menghadapi agresi Israel di Gaza.
Sejauh ini, Sanaa telah melancarkan sejumlah serangan terhadap pasukan pendudukan Israel, dengan meluncurkan sejumlah rudal balistik dan jelajah serta drone ke sasaran militer penting Israel di pemukiman Eilat dan Negev di selatan Palestina pendudukan. (mm/almayadeen)
Baca juga: