Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan pihaknya telah menyerang tiga target di Israel, masing-masing di Tel Aviv, Ashkelon, dan pelabuhan Haifa, dengan melesatkan tiga pesawat nirawak.
“Pasukan nirawak Angkatan Bersenjata Yaman (Houthi) melancarkan tiga operasi militer kualitatif terhadap tiga target Israel dengan menggunakan tiga pesawat nirawak,” ungkap juru bicara Angkatan Senjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di televisi dan dipublikasi di platform X pada hari Minggu (3/8).
Saree menjelaskan, “Dua operasi di antara menyasar dua target militer Zionis di wilayah Jaffa (Tel Aviv) dan Ashkelon (selatan), sementara operasi ketiga menyasar pelabuhan Haifa (utara) di Palestina pendudukan.”
Dia juga menyebutkan bahwa operasi itu dilakukan demi membela rakyat Palestina, “sebagai balasan atas kejahatan genosida dan kelaparan yang dilakukan Zionis terhadap saudara-saudara kami di Jalur Gaza, dan sebagai balasan atas serangan gerombolan Zionis terhadap Masjid Al-Aqsa dan penodaan halaman sucinya.”
Militer Israel dalam sebuah pernyataan yang diunggah di platform X menyatakan, “Menyusul sirene yang diaktifkan beberapa waktu lalu terkait infiltrasi pesawat nirawak musuh di Bnei Netzarim, Angkatan Udara mencegat sebuah pesawat tanpa awak yang diluncurkan dari Yaman.”
Saree menegaskan pasukan Yaman “tidak akan pernah mengabaikan kewajiban agama, moral, dan kemanusiaannya di depan rakyat Palestina, Masjid Al-Aqsa, dan saudara-saudara kami di Gaza.”
Dia juga memperingatakan, “Kebungkaman atas perang genosida terhadap saudara-saudara kita di Gaza adalah aib yang akan terus membayangi umat (Arab dan Islam) ini sepanjang sejarahnya, dan dampak kebungkaman ini, cepat atau lambat, akan fatal bagi segenap bangsa dan negara.”
Pasukan Yaman menegaskan pihaknya “akan terus melanjutkan operasi pembelaannya hingga agresi dan blokade terhadap Jalur Gaza dihentikan.”
Pada hari Rabu pekan lalu pasukan Yaman juga mengumumkan pelaksanaan tiga operasi militer menggunakan lima pesawat tanpa awak terhadap target-target Israel di Tel Aviv, Ashkelon, dan Negev. (mm/raialyoum)