Sanaa, LiputanIslam.com – Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansarullah, Brigjen Yahya Saree, mengumumkan pihaknya telah menyerang pelabuhan Eilat dan sebuah target militer di wilayah Negev, dengan menggunakan tiga drone.
Dalam sebuah pernyataan video pada Selasa malam (15/7) Saree menyatakan pihaknya telah “melaksanakan operasi militer ganda secara simultan dengan tiga drone.”
“Dua drone membidik target militer penting musuh, Zionis, di wilayah Negev, dan satu lagi menargetkan pelabuhan Umm al-Rashrash (Eilat) di Palestina pendudukan,” ungkapnya.
Saree mengatakan operasi tersebut “berhasil mencapai tujuannya” dan “merupakan pembelaan bagi rakyat tertindas Palestina dan para mujahidin mereka, serta penolakan terhadap genosida yang dilakukan musuh terhadap saudara-saudara kami di Jalur Gaza.”
Dia menambahkan, “Yaman berperan sesuai kemampuan dan potensinya, menolak agresi dan blokade di Gaza. Operasi kami akan terus berlanjut hingga agresi di Gaza berhenti dan blokade dicabut.”
Sebelumnya di hari yang sama, tentara Israel mengumumkan pencegatan sebuah pesawat nirawak di wilayah selatan Eilat, yang diluncurkan dari Yaman. (mm/raialyoum)