Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansarullah telah menggempur posisi militer strategis Rezim Zionis Israel di bagian utara Gurun Negev dengan rudal balistik hipersonik, dan menembak jatuh drone MQ-9 AS di wilayah Yaman.
Brigadir Jenderal Yahya Saree, juru bicara militer Yaman, mengumumkan pihaknya pada hari Sabtu (28/12) telah menyerang Pangkalan Udara Nevatim, 15 kilometer di tenggara Beersheba, dengan rudal balistik hipersonik Palestina-2.
Dia memastikan serangan ini berhasil menghantam target, dan bahwa pasukan Yaman akan meningkatkan serangan terhadap Israel selagi agresi masih memerangi Gaza dan tak mencabut blokade terhadap kawasan ini.
Saree juga mengapresiasi rakyat Yaman yang telah menggelar aksi nasional peduli Palestina pada hari Jumat untuk menegaskan kembali komitmen mereka kepada kewajiban agama, moral dan kemanusiaan mereka.
Dalam pernyataan terbaru pada Sabtu malam, Yahya Saree mengumumkan pihaknya berhasil menembak jatuh drone MQ-9 milik AS di provinsi al-Baida. Dia menambahkan bahwa drone itu ditembak dengan rudal darat-ke-darat buatan lokal, dan bahwa drone itu adalah yang ke-13, yang berhasil dirontokkan oleh pasukan Yaman sejak negara ini terlibat dalam operasi militer membela Gaza.
Dalam membela rakyat Palestina di Gaza, Angkatan Bersenjata Yaman juga telah menyerang kapal-kapal yang terkait dengan Israel, AS, atau Inggris sebagai salah satu bentuk upaya melancarkan tekanan perang genosida Israel di Gaza dihentikan.
Karena itu, dalam setiap pernyataan mengenai operasi militernya, Angkatan bersenjata Yaman selalu menegaskan tidak akan menghentikan operasi mereka sampai serangan darat dan udara Israel di Gaza berakhir.
Sejauh ini, Israel di Gaza telah membunuh lebih dari 45.480 warga Palestina, yang sebagian besarnya adalah wanita dan anak-anak, serta melukai lebih dari 108.000 warga Palestina.
Koalisi angkatan laut AS dan Inggris telah melakukan dua serangan udara terhadap lokasi-lokasi strategis di provinsi Hajjah di utara Yaman.
Saluran televisi berbahasa Arab Yaman al-Masirah melaporkan bahwa serangan udara tersebut menargetkan instalasi di daerah Bahis di distrik Midi. (mm/presstv/alaraby)