Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan bersenjata Yaman kubu Ansarullah melancarkan serangan rudal terhadap satu lagi kapal yang ditengara sedang berlayar di Laut Merah menuju pelabuhan di Palestina pendudukan (Israel).
Juru bicara angkatan bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, pada hari Selasa (19/11), mengumumkan serangan itu dengan menyatakan pihaknya telah menggunakan rudal balistik dan rudal maritim dalam serangan terhadap kapal Anadolu S di Laut Merah, seraya menambahkan bahwa “serangan itu akurat dan (mengena target secara )langsung”.
Menurutnya, serangan itu dilakukan setelah kapal tersebut menolak menanggapi peringatan Angkatan Laut Yaman, dan karena perusahaan pelayaran pemiliknya (Turki) melanggar larangan masuk ke pelabuhan Palestina pendudukan.
Saree lebih lanjut menegaskan bahwa angkatan bersenjata Yaman akan melanjutkan operasi anti-Israel mereka sampai rezim Tel Aviv menghentikan serangan dan blokadenya terhadap Gaza, dan mengakhiri agresinya di Lebanon.
Pasukan Yaman telah melancarkan ratusan serangan terhadap target-target Israel di dalam wilayah Palestina pendudukan sebagai balasan atas perang rezim Zionis tersebut sejak Oktober 2023 hingga sekarang dan blokade yang dilakukan bersamaan di Jalur Gaza serta eskalasi mematikan terhadap Lebanon.
Serangan militer yang brutal dan eskalasi tersebut masing-masing telah merenggut nyawa lebih dari 43.900 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan lebih dari 3.500 warga Lebanon.
Pasukan Yaman telah menargetkan kapal-kapal Israel serta kapal-kapal yang menuju atau menjauh dari wilayah pendudukan sebagai bagian dari upaya menambah tekanan ekonomi terhadap Israel. (mm/presstv)