Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman menembakkan rudal ke kapal Inggris yang melewati Teluk Aden pada hari Kamis (15/2) dalam operasi terbaru mereka sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman Brigjen Yahya Saree melalui media sosial menyatakan pihaknya melancarkan “operasi militer yang menargetkan kapal Inggris ketika kapal itu sedang berlayar melalui Teluk Aden.”
Dua badan keamanan maritim Barat sebelumnya melaporkan adanya ledakan di dekat sebuah kapal di lepas pantai Yaman.
Operasi Perdagangan Maritim Inggris mengatakan kapal tersebut melaporkan adanya ledakan di dekatnya di sebelah timur Aden Yaman, dan sedang berlayar ke pelabuhan tujuan berikutnya.
Perusahaan keamanan Ambrey mengatakan sebuah kapal curah menjadi sasaran proyektil saat transit di timur Aden.
Proyektil tersebut, kata Ambrey, meledak di luar kapal dan menyebabkan “kerusakan ringan akibat pecahan peluru yang mengenai pipa generator diesel yang menyebabkan kebocoran solar”.
Angkatan bersenjata Yaman telah menyerang kapal-kapal Israel dan kapal-kapal yang menuju pelabuhan Israel sejak November sebagai solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza yang telah menjadi sasaran serangan brutal darat dan udara selama lima bulan.
Pemimpin kelompok pejuang Ansarullah Yaman, Sayid Abdul Malik al-Houthi, dalam pidato yang disiarkan di televisi pada hari Kamis (15/2) menegaskan pasukan Yaman akan terus melakukan operasi serangan terhadap lalu lintas pelayaran di Laut Merah “selama agresi Israel terus berlanjut dan melakukan kejahatan terkeji” terhadap penduduk Jalur Gaza.
Dia menambahkan, “Operasi tersebut berdampak besar terhadap musuh dan merupakan kesuksesan besar serta kemenangan nyata.”
Dia menambahkan bahwa pasukan Yaman akan terus mendukung Palestina dengan cara demikian meskipun mendapat serangan balasan dari AS dan Inggris. (mm/presstv/raialyoum)