Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman merilis pernyataan bahwa pihaknya telah menyerang kapal induk AS USS Harry S. Truman serta sejumlah target militer vital Israel di Jaffa dan Ashkelon dengan sejumlah drone dan rudal jelajah.
Berikut ini adalah pernyataan Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, pada Senin (6/1) malam;
Demi membela rakyat tertindas Palestina dan para pejuang mereka, dan sebagai pembalasan atas pembantaian terhadap saudara-saudara kami di Gaza, serta dalam rangka menjalankan fase ke-5 dukungan dalam Perang Pembebasan Yang Dijanjikan dan jihad suci, Pasukan Rudal dan Pasukan Pesawat Nirawak Angkatan Bersenjata Yaman telah melancarkan dua operasi militer kualitatif gabungan yang menyasar kapal induk AS USS Harry S. Truman dengan dua rudal jelajah dan empat pesawat nirawak di bagian utara Laut Merah, ketika kapal itu sedang menyiapkan serangan besar terhadap negara kami. Operasi militer ini, berkat pertolongan Allah, telah menggagalkan serangan (AS) tersebut.
Pasukan Pesawat Nirawak pada siang hari ini telah melancarkan dua operasi militer; pertama terhadap target militer musuh, Israel, di daerah pendudukan Jaffa dengan dua pesawat nirawak; dan yang lain terhadap target vital musuh, Israel, di daerah pendudukan Ashkelon dengan satu unit pesawat nirawak.
Dalam konteks lain, Pasukan Pesawat Nirawak telah melancarkan operasi militer ketiga pada sore hari ini terhadap target militer musuh, Israel, di daerah pendudukan Jaffa, dengan satu unit pesawat nirawak.
Operasi-operasi militer Angkatan Bersenjata Yaman tersebut telah mencapai tujuannya, berkat karunia Allah.
Angkatan Bersenjata Yaman akan terus melanjutkan operasi dukungannya kepada perlawanan Palesina, dan operasi ini tidak akan berhenti kecuali dengan dihentikannya agresi terhadap Gaza dan dicabutnya blokade terhadap Gaza.
Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Dia adalah sebaik-baiknya pelindung.
Hidup Yaman serta bebas, jaya dan merdeka. Kemenangan bagi Yaman, dan semua kaum merdeka umat Islam.
Angkatan Bersenjata Yaman
Sanaa, 6 Rajab 1446 H/6 Januari 2025
(mm/almasirah)