Sanaa, LiputanIslam.com – Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, pada Senin malam (16/12) mengumumkan pihaknya telah menyerang sasaran militer Israel di wilayah pendudukan Yafa dengan rudal balistik hipersonik “Palestina 2”.
Berikutnya pernyataan lengkap Yahya Saree:
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Allah Swt berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS 47.7)
Dalam rangka membela bangsa tertindas Palestina, menanggapi pembantaian yang berkelanjutan terhadap saudara-saudara kami di Gaza, dan menyokong perlawanannya yang kuat, serta menjalankan fase eskalasi ke-5, pasukan rudal (Yaman) melancarkan operasi militer terhadap target militer musuh, Israel, di daerah pendudukan Yafa, dengan menggunakan rudal balistik hipersonik tipe Palestina 2.
Operasi ini sukses mencapai tujuannya, berkat karunia Allah.
Angkatan Bersenjata Yaman terus melancarkan operasi militernya dan menghantam semua target musuh, Israel di tanah-tanah pendudukan, dan tidak akan berhenti kecuali dengan dihentikannya agresi terhadap Gaza dan pencabutan blokade atasnya.
Angkatan Bersenjata Yaman bersama segenap anak bangsanya yang mulia dan pejuang siap melawan segala bentuk agresi Israel-Amerika terhadap Yaman, dan perlawanan ini akan dilakukan dengan menambah operasi militer kualitatif dan efektif.
Cukuplah Allah menjadi penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baiknya pelindung.
Hidup Yaman serta bebas, mulia dan merdeka.
Kemenangan bagi Yaman dan segenap kaum merdeka umat Islam.
Demikian pernyataan ini dirilis oleh Angkatan Bersenjata Yaman
Sanaa, 15 Jumadil Akhir 1446 H/16 Desember 2024.
Di pihak lain, otoritas penyiaran resmi Israel mengumumkan negara ilegal Zionis sedang bersiap melancarkan serangan terhadap Yaman.
Pengumuman itu dinyatakan beberapa jam setelah Yaman meluncurkan rudal balistik dan drone, pada hari Senin.
Sementara itu, dalam peristiwa terbaru di Gaza, Israel pada hari Senin menyerang pengungsi Palestina di kamp Nuseirat hingga menjatuhakn puluhan korban gugur dan luka, termasuk anak-anak.
Iran melalui Juru Bicara Jementerian Luar Negerinya, Esmail Baghaie, mengutuk serangan brutal Israel tersebut, dan mengecam ketidak mampuan Dewan Keamanan PBB menghentikan genosida Israel terhadap penduduk Gaza akibat dukungan penuh AS kepada Israel. (mm/alalam/raialyoum)